Renungan Harian Komsos KMS, Senin, 20 April 2026
Bacaan: Kis 6:8-15; Yoh 6:22-29
Motivasi sangat menentukan kualitas keberimanan kita di hadapan Allah. Jika motivasi kita tidak benar—hanya berorientasi pada kenyamanan, keuntungan, atau kenikmatan diri—maka iman kita pun menjadi dangkal dan mudah goyah.
Sebaliknya, jika kita mengikuti Yesus karena sungguh percaya dan melihat karya-Nya dalam hidup kita, maka iman itu akan semakin bertumbuh dan mendalam.
Dalam Injil hari ini, Yesus menegur orang banyak yang berbondong-bondong mencari Dia setelah mukjizat penggandaan roti. Mereka datang bukan karena memahami tanda yang dilakukan Yesus dan percaya kepada-Nya, melainkan karena mereka telah kenyang. Yesus berkata, “Kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.” (Yoh 6:26).
Teguran ini menyadarkan kita bahwa motivasi yang dangkal tidak akan membawa pembaharuan hidup, apalagi keselamatan. Iman yang hanya berpusat pada hal-hal lahiriah dan kebutuhan sesaat tidak akan bertahan dalam ujian. Karena itu, Yesus mengajak kita untuk memperbaharui motivasi kita: bukan lagi mencari yang sementara, tetapi yang membawa kepada hidup kekal.
Yesus menegaskan, “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” (Yoh 6:29). Percaya kepada Yesus berarti menyerahkan hidup sepenuhnya kepada-Nya, mengandalkan-Nya dalam segala situasi, dan setia melakukan kehendak-Nya.
Semoga kita semakin peka melihat tanda-tanda kehadiran Allah dalam hidup kita sehari-hari. Semoga kita juga berani meninggalkan motivasi yang dangkal dan terus memurnikan iman kita, sehingga semakin berakar dalam Kristus dan menghasilkan buah kasih dalam hidup nyata.
Tuhan memberkati dan Ave Maria.





