Renungan Harian – 08 Juli 2026
Bacaan I: Hos. 10:1-3.7-8.12
Bacaan Injil: Mat. 10:1-7
Kehadiran Yesus di dunia merupakan wujud nyata kasih Allah yang ingin menyelamatkan umat manusia. Ia datang mengajarkan tentang Kerajaan Allah agar manusia mengenal jalan keselamatan. Ia menyapa mereka yang lemah dan tersisih supaya tetap memiliki harapan. Ia menyembuhkan orang-orang sakit agar mereka dipulihkan dan mampu memuliakan Allah. Ia mengusir roh-roh jahat agar manusia dibebaskan dari kuasa kegelapan dan dapat menyembah Allah yang benar. Ia pun mengampuni orang-orang berdosa agar mereka kembali hidup dalam kekudusan.
Dalam Injil hari ini, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya untuk ambil bagian dalam karya keselamatan-Nya. Kepada mereka diberikan kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan segala penyakit serta kelemahan. “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan” (Mat. 10:1). Mereka juga diutus untuk mewartakan kabar sukacita kepada domba-domba yang hilang dengan menyerukan, “Kerajaan Surga sudah dekat” (Mat. 10:7).
Panggilan itu tidak berhenti pada kedua belas rasul. Melalui Sakramen Pembaptisan, kita pun dipanggil menjadi murid-murid Kristus dan mengambil bagian dalam perutusan-Nya. Tuhan tidak memaksa siapa pun. Seperti para rasul, kita diberi kebebasan untuk menjawab panggilan-Nya dengan setia atau mengabaikannya. Namun, ketika kita berkata “ya” kepada Tuhan, hidup kita menjadi sarana bagi-Nya untuk menghadirkan kasih, penghiburan, dan harapan bagi sesama.
Nabi Hosea dalam bacaan pertama mengingatkan umat agar “menabur menurut keadilan dan menuai menurut kasih setia” (Hos. 10:12). Ajakan ini menjadi dasar hidup setiap murid Kristus. Pewartaan Kerajaan Allah tidak hanya dilakukan melalui kata-kata, tetapi terutama melalui kesaksian hidup yang penuh kasih, kejujuran, pengampunan, dan kepedulian terhadap mereka yang miskin, sakit, serta terlantar.
Marilah kita bertanya pada diri sendiri: sudahkah hidup kita menjadi kabar gembira bagi orang lain? Sudahkah kita menghadirkan damai, harapan, dan kasih Kristus dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat? Semoga setiap hari kita semakin setia menjawab panggilan Tuhan dan menjadi saksi Kerajaan Allah di mana pun kita berada.
Tuhan memberkati. Ave Maria.





