Renungan Harian: “Mengasihi Yesus dengan Tulus dan Setia”

29

Renungan Harian
Jumat Paskah VII – 22 Mei 2026
Bacaan I: Kis 25:13-21
Bacaan Injil: Yoh 21:15-19

Dalam kehidupan ini, banyak orang ingin mengikuti Yesus, tetapi tidak semua sungguh mencintai-Nya dengan sepenuh hati. Padahal, syarat utama menjadi murid Kristus ialah memiliki kasih yang tulus kepada-Nya. Kasih itu bukan hanya diucapkan lewat kata-kata, tetapi diwujudkan dalam kesetiaan, pengorbanan, dan pelayanan kepada sesama.

Dalam Injil hari ini, Yesus bertanya kepada Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Pertanyaan itu diulang sampai tiga kali. Yesus tidak sedang meragukan Petrus, melainkan ingin meneguhkan bahwa dasar panggilan dan pelayanan adalah kasih. Petrus yang pernah menyangkal Yesus kini dipulihkan kembali melalui pengakuan kasihnya kepada Tuhan.

Sesudah Petrus menjawab dengan tulus, Yesus mempercayakan tugas besar kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Artinya, kasih kepada Yesus harus nyata dalam tanggung jawab, perhatian, dan pelayanan kepada orang lain. Orang yang sungguh mengasihi Tuhan akan rela melayani dengan rendah hati, sabar, dan penuh pengorbanan.

Pertanyaan yang sama juga ditujukan kepada kita hari ini: Apakah engkau mengasihi Aku? Jawaban atas pertanyaan itu tampak dalam kehidupan kita sehari-hari. Apakah kita tetap setia berdoa? Apakah kita mau mengampuni? Apakah kita peduli kepada sesama yang menderita? Apakah kita melayani dengan tulus tanpa mencari pujian?

Kasih sejati kepada Kristus akan memampukan kita menjadi terang dan berkat bagi banyak orang. Semakin kita dekat dengan Yesus, semakin hidup kita memancarkan kasih-Nya.
Semoga kita senantiasa mencintai Tuhan dengan hati yang tulus dan menghadirkan kasih-Nya dalam keluarga, Gereja, dan masyarakat.

Tuhan memberkati dan Ave Maria.