Renungan Harian: Hidup dalam Terang Kristus

2

Renungan Harian – 29 April 2026

PW. St. Katarina dari Siena

Bacaan: Kis 12:24–13:5a;  Yoh 12:44–50

Percaya kepada Yesus dan hidup sesuai dengan ajaran-Nya berarti hidup di dalam terang. Terang itu bukan sekadar simbol, melainkan kekuatan ilahi yang menghalau kegelapan hidup: ketakutan, kekhawatiran, dosa, dan keputusasaan. Terang Kristus menuntun kita menuju damai dan sukacita sejati.

Dalam Injil hari ini, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Dia adalah terang yang diutus oleh Bapa. Ia berkata: “Aku datang ke dunia ini sebagai terang, supaya semua orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam gelap.” (Yoh 12:46). Percaya kepada Yesus berarti juga percaya kepada Bapa yang mengutus-Nya. Melihat Yesus berarti melihat Allah sendiri yang hadir dan berkarya dalam hidup manusia.

Terang Kristus memiliki kuasa yang membebaskan. Di dalam terang-Nya, kegelapan dosa dihancurkan, belenggu kelemahan dipatahkan, dan kuasa jahat dilumpuhkan. Kita tidak lagi hidup dalam ketakutan, tetapi dalam kemerdekaan sebagai anak-anak Allah.

Namun, terang itu tidak berhenti pada diri kita sendiri. Kita dipanggil untuk menjadi pembawa terang bagi sesama. Dalam dunia yang masih diliputi kegelapan—entah dalam bentuk ketidakadilan, penderitaan, atau keputusasaan—kehadiran kita harus menjadi tanda harapan. Kita dipanggil untuk membawa pencerahan, menguatkan yang lemah, dan membebaskan yang terbelenggu.

Semoga kita semakin bersatu dengan Kristus dan hidup dalam terang penebusan-Nya. Dengan demikian, hidup kita sungguh menjadi terang yang memancarkan kasih Allah bagi dunia.

Tuhan memberkati. Ave Maria.