Renungan Harian – 07 Juli 2026
Bacaan I: Hos. 8:4-7.11-13
Bacaan Injil: Mat. 9:32-38
Allah yang kita imani adalah Allah yang penuh belas kasih. Dia tidak menghendaki umat-Nya binasa karena dosa, menderita tanpa harapan, ataupun terbelenggu oleh kuasa kegelapan. Sebaliknya, Allah menghendaki setiap orang mengalami keselamatan, pemulihan, damai sejahtera, dan sukacita sejati di dalam kasih-Nya.
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memperlihatkan hati Allah yang penuh belas kasih. Ia menyembuhkan orang yang bisu karena kerasukan setan, memulihkan mereka yang sakit, dan membebaskan mereka yang tertindas. Kuasa Yesus tidak hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga membebaskan jiwa agar manusia kembali mampu memuji, memuliakan, dan menyembah Allah dengan segenap hati.
Ketika melihat banyak orang yang lelah, terlantar, dan kehilangan arah seperti domba tanpa gembala, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Karena itu Ia berkata, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Mat. 9:37-38).
Sabda ini menjadi panggilan bagi setiap orang beriman. Kita semua dipanggil menjadi perpanjangan tangan belas kasih Allah di tengah dunia. Melalui perkataan yang menguatkan, tindakan yang penuh kasih, kepedulian kepada sesama, serta kesaksian hidup yang baik, kita menghadirkan Kristus bagi mereka yang sedang terluka, putus asa, dan kehilangan harapan.
Marilah kita membuka hati terhadap panggilan Tuhan. Semoga kita tidak hanya menjadi orang yang menikmati kasih Allah, tetapi juga menjadi pembawa kasih itu bagi sesama. Dengan doa yang tekun, iman yang teguh, dan hidup yang penuh belas kasih, kita ikut menghadirkan Kerajaan Allah di tengah dunia.
Tuhan memberkati. Ave Maria.





