Stasi Santa Yosefa Kelagana Meriahkan Hari Raya Pentekosta dengan Beragam Perlombaan

47
Foto bersama umat Stasi Santa Yosefa, seusai penyerahan hadia bagi para pemenang

KELAGANA, KOMSOSKMS.ORG – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Pentekosta, umat Stasi Santa Yosefa Kelagana menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan. Kegiatan tersebut dimulai sejak Minggu, 10 Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada perayaan Hari Raya Pentekosta, Minggu, 24 Mei 2026.

Foto bersama dewan juri dan para peserta CCA seusai lomba

Beragam lomba digelar untuk melibatkan seluruh umat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Adapun perlombaan yang dilaksanakan antara lain lomba cerdas cermat Alkitab untuk anak dan remaja, lomba cover lagu bertema Roh Kudus, bola dangdut, serta tarik tambang. Setiap kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari umat.

Dengan mengusung tema Pentekosta, “Roh Kudus Mempersatukan dan Mengutus Gereja,” seluruh rangkaian kegiatan bertujuan mempererat persaudaraan antarumat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja.

Umat bersukacita dalam lomba tarik tambang

Ketua Stasi Santa Yosefa Kelagana, Bapak Bonaventura Agung, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan sarana membangun persaudaraan dalam hidup menggereja.

“Kehidupan menggereja bukan hanya berlangsung di dalam gereja, tetapi juga di luar gereja dengan membangun persaudaraan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terjalin melalui perlombaan dapat terus tumbuh dalam berbagai pelayanan Gereja lainnya.

“Harapan saya, kebersamaan yang kita bangun dalam bentuk perlombaan ini juga dapat diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan menggereja lainnya. Kita harus bersama-sama mengambil bagian dalam kehidupan dan pelayanan Gereja,” tambahnya.

Mereka mengikuti lomba dangdut dengan penuh sukacita

Hal senada disampaikan oleh Pastor Imanuel Air, OSA yang turut hadir mendampingi umat selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat persaudaraan antarumat.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita semakin memupuk persaudaraan dalam hidup menggereja kita,” kata Pastor Manu.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Panitia Paskah selaku penanggung jawab kegiatan berharap semangat persatuan yang telah terbangun melalui kegiatan ini dapat terus hidup dalam pelayanan maupun kehidupan sehari-hari umat.