
SORONG, KOMSOSKMS.ORG – Seminari Petrus van Diepen Kota Sorong merayakan Dies Natalis ke-21 dengan penuh khidmat dan sukacita. Perayaan ini dihadiri oleh Uskup Manokwari-Sorong, para imam, seminaris, alumni, tamu undangan, serta umat di sekitar lingkungan seminari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Hilarion Datus Lega selaku Uskup Manokwari-Sorong, didampingi para imam konselebran.
Dalam homilinya, Uskup Datus menegaskan bahwa perayaan Dies Natalis bukan sekadar ungkapan sukacita, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam pelayanan Gereja dan masyarakat.
“Saya berharap sukacita dan kegembiraan ini membawa pesan strategis, bukan hanya bagi kelangsungan lembaga pendidikan seminari, tetapi juga bagi semangat sehati sejiwa menuju Tuhan. Semoga lembaga ini terus berkiprah dan mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat Papua, Gereja, dan Negara,” tegasnya.

Rektor Seminari Petrus van Diepen, RD. Adrianus Tuturop, turut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang seminari dalam membina generasi muda. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk alumni dan umat, yang terus menopang keberlangsungan lembaga tersebut.
“Saya bersyukur karena Seminari Petrus van Diepen telah memasuki usia ke-21 tahun. Lembaga ini terus membina generasi muda yang berintelektual dan siap melayani Gereja secara berkualitas. Harapan saya, seminari ini semakin maju, mandiri, dan berkembang,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Panitia Dies Natalis, Frater Fransiskus Rizal Leuweheq, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.
“Kami mengadakan berbagai perlombaan seperti pidato, storytelling, menyanyi, penulisan opini, karya ilmiah, lektor, mazmur, hingga pertandingan sepak bola. Semua ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dan bakat para siswa,” ungkapnya.
Salah satu siswi, Gema Gloria Nauri, mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti perayaan tersebut. Ia menilai kebersamaan di lingkungan seminari menjadi nilai yang sangat berharga.
“Saya merasa senang karena kami datang dari latar belakang budaya dan ras yang berbeda, tetapi tetap dipersatukan dalam kebersamaan dan persahabatan sejati,” katanya.

Perayaan Dies Natalis ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Seminari Petrus van Diepen dalam mencetak generasi pelayan Gereja yang berkualitas, berintegritas, dan menjadi terang bagi masyarakat luas.
Kegiatan ditutup dengan acara ramah tamah sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang seminari yang terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang siap melayani Gereja dan masyarakat.




