Renungan Harian: Kegigihan dan Keberanian Para Rasul Dalam Mewartakan Iman

154

Renungan Harian – 16 April 2026
Bacaan I: Kis 5:27-33
Bacaan Injil: Yoh 3:31-36

Kegigihan dan keberanian para rasul dalam mewartakan iman semakin tampak nyata. Mereka tidak takut ataupun gentar, meskipun harus berhadapan dengan Mahkamah Agama Yahudi. Kekuatan mereka bukan berasal dari diri sendiri, melainkan dari Roh Kudus yang memenuhi hati dan hidup mereka. Karena itu, setiap kata yang mereka ucapkan memiliki daya yang menghidupkan dan mengubah.

Dalam bacaan pertama, para rasul dengan tegas menyatakan, “Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.” Pernyataan ini bukan sekadar keberanian, tetapi juga ungkapan iman yang kokoh. Mereka sadar bahwa kebenaran Allah tidak boleh dibungkam oleh tekanan, ancaman, atau kepentingan manusia.

Sikap ini menjadi kesaksian iman yang luar biasa. Mereka tetap setia mewartakan Kristus yang wafat dan bangkit, meskipun risiko yang dihadapi adalah penderitaan, bahkan kematian. Mereka percaya bahwa Allah yang sama, yang telah membangkitkan Yesus, juga akan menyertai dan menguatkan mereka.

Injil hari ini menegaskan bahwa siapa yang berasal dari Allah akan berbicara tentang Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya tanpa batas. Artinya, hidup orang beriman seharusnya menjadi cerminan dari kebenaran Allah itu sendiri. Ketika kita sungguh hidup dalam Tuhan, maka kata-kata, sikap, dan tindakan kita pun akan memancarkan kasih dan kebenaran-Nya.

Dalam kehidupan kita saat ini, tantangan untuk beriman juga tidak sedikit. Tekanan lingkungan, rasa takut ditolak, atau keinginan untuk “aman” sering kali membuat kita ragu untuk bersaksi tentang iman. Kita mungkin tidak dihadapkan pada pengadilan seperti para rasul, tetapi kita sering “diuji” dalam hal kejujuran, kebenaran, dan keberanian untuk hidup sesuai iman.

Renungan hari ini mengajak kita untuk belajar dari para rasul: tetap teguh, berani, dan setia. Iman bukan hanya untuk disimpan dalam hati, tetapi harus diwujudkan dalam hidup sehari-hari. Kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, tempat kerja, dan masyarakat.

Percayalah, Roh Kudus yang sama yang menguatkan para rasul, juga menyertai kita hari ini. Ia memberi keberanian, hikmat, dan kekuatan agar kita tetap setia dalam iman.

Selamat pagi, Tuhan memberkati.
Ave Maria 🙏