Renungan Harian – Selasa, 19 Mei 2026
Bacaan I: Kis 20:17-27
Mazmur Tanggapan: Mzm 68:10-11.20-21
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:16
Bacaan Injil: Yoh 17:1-11a
“Hidup Kekal dalam Persatuan dengan Allah”
Bersatu dengan Yesus berarti bersatu pula dengan Bapa dan Roh Kudus. Ketiganya tidak terpisahkan. Inilah misteri kasih Allah Tritunggal Mahakudus yang senantiasa hadir dan bekerja dalam hidup manusia. Sebagai orang beriman, kita dipanggil untuk hidup dalam persatuan dengan Allah agar memperoleh keselamatan dan hidup kekal.
Dalam Injil hari ini, Yesus menaikkan doa kepada Bapa bagi para murid-Nya dan juga bagi kita semua yang percaya kepada-Nya. Yesus memohon agar kita tetap berada dalam lindungan Allah dan memperoleh hidup kekal. Sabda-Nya begitu indah dan penuh pengharapan: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yoh 17:3).
Hidup kekal bukan hanya tentang kehidupan setelah kematian, tetapi dimulai sejak sekarang, ketika kita sungguh mengenal, mencintai, dan hidup bersama Allah. Orang yang percaya kepada Kristus tidak akan binasa, sebab ia hidup dalam terang dan kebenaran Allah. Persatuan dengan Kristus membuat kita semakin kuat menghadapi tantangan, penderitaan, bahkan krisis iman sekalipun.
Dalam bacaan pertama, Rasul Paulus memberikan teladan kesetiaan dalam pelayanan. Ia tetap setia mewartakan Injil meskipun menghadapi banyak tantangan dan penderitaan. Paulus hidup sepenuhnya bagi Tuhan. Ia tidak mencari kemuliaan diri sendiri, tetapi kemuliaan Allah. Semangat inilah yang hendaknya kita miliki dalam hidup sehari-hari.
Kadang-kadang kita mengalami keraguan, kelemahan, atau kejenuhan dalam hidup rohani. Namun, jangan pernah menjauh dari Tuhan. Tetaplah tinggal bersama-Nya dalam doa, Ekaristi, membaca Sabda Tuhan, dan melakukan perbuatan kasih kepada sesama. Sebab semakin kita dekat dengan Kristus, semakin kita mengalami damai dan sukacita sejati.
Marilah kita menjaga iman dan kesatuan kita dengan Kristus. Jangan biarkan dunia menjauhkan kita dari kasih Allah. Tetaplah setia dan bertekun, sebab Tuhan selalu mendoakan dan menyertai kita.
Selamat pagi, Tuhan memberkati.
Ave Maria!





