RENUNGAN HARIAN – 1 OKTOBER 2026
Pesta Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus, Perawan dan Pelindung Misi
Bacaan I: Yes 66:10-14b
Bacaan Injil: Mat 18:1-5
“Bertobat dan Menjadi Seperti Anak Kecil”
Yesus berkata dalam Injil hari ini: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.” (Mat 18:3).
Kata-kata Yesus ini mengajak kita untuk melihat kembali perjalanan hidup dan iman kita. Pertobatan bukan sekadar merasa bersalah karena telah melakukan kesalahan. Pertobatan berarti berbalik dari jalan yang salah dan kembali kepada Allah. Karena itu, pertobatan bukan hanya perubahan pikiran, tetapi perubahan hati, sikap, kebiasaan, dan cara kita menjalani kehidupan.
Sering kali kita ingin berubah, tetapi hanya sebatas keinginan. Kita menyesal ketika jatuh dalam dosa, tetapi kembali mengulangi kesalahan yang sama. Kita meminta pengampunan kepada Tuhan, tetapi masih menyimpan kebencian terhadap sesama. Kita ingin hidup dekat dengan Allah, tetapi masih mempertahankan kesombongan, ego, iri hati, dendam, dan keinginan untuk selalu dianggap lebih baik daripada orang lain.
Di sinilah Yesus menunjukkan jalan yang sederhana: menjadi seperti anak kecil.
Menjadi seperti anak kecil bukan berarti menjadi kekanak-kanakan. Anak kecil menggambarkan pribadi yang rendah hati, sederhana, percaya, dan sadar bahwa dirinya membutuhkan orang lain. Dalam kehidupan iman, kita dipanggil untuk menyadari bahwa kita tidak mampu berjalan sendiri. Kita membutuhkan Allah.
Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus memberikan teladan yang sangat kuat melalui apa yang dikenal sebagai “jalan kecil”. Ia tidak mencari kesucian melalui sesuatu yang luar biasa di mata manusia. Ia memilih melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada Allah dengan penuh kepercayaan.
Inilah yang sangat relevan bagi kehidupan kita sekarang. Di tengah dunia yang sering mendorong manusia untuk tampil, dipuji, diakui, dan dianggap hebat, Injil justru mengajarkan jalan yang berbeda: merendahkan diri, menjadi sederhana, dan mengandalkan Tuhan.
Kita tidak harus menunggu melakukan sesuatu yang besar untuk menjadi kudus. Kesetiaan dalam keluarga, kesabaran menghadapi orang lain, mengampuni ketika disakiti, berkata jujur, melayani tanpa mencari pujian, bekerja dengan tulus, dan tetap berbuat baik meskipun tidak dihargai—semuanya dapat menjadi jalan menuju kekudusan apabila dilakukan dengan kasih.
Pertobatan pun sering kali dimulai dari hal-hal sederhana: berani mengakui kesalahan, meminta maaf, berhenti menyakiti, melepaskan dendam, mengendalikan ego, dan kembali membuka hati kepada Tuhan.
Santa Teresa juga mengingatkan kita bahwa misi tidak selalu berarti pergi jauh ke tempat lain. Dengan hidup dalam kasih dan kepercayaan kepada Allah, ia menjadi pelindung misi Gereja. Hidupnya yang sederhana justru menjadi kesaksian bahwa kasih kepada Tuhan dapat diwujudkan melalui hal-hal kecil yang dilakukan dengan setia.
Jangan takut untuk memulai kembali. Pertobatan adalah kesempatan untuk menerima rahmat Allah dan menjalani hidup yang baru.
Marilah belajar dari Santa Teresa: menjadi kecil di hadapan Allah, percaya sepenuhnya kepada-Nya, dan melakukan segala sesuatu dengan kasih. Sebab yang membuat hidup kita berarti bukan seberapa besar sesuatu yang kita lakukan, tetapi seberapa besar kasih yang kita berikan di dalamnya.
Tuhan memberkati. Ave Maria!





