Renungan Harian: Berani Menjadi Saksi Kristus Yang Sejati

83

Renungan Harian Komsos KMS, Sabtu, 25 April 2026

Pesta Santo Markus, Pengarang Injil

Bacaan : 1Ptr 5:6b-14; Mrk 16:15-20

Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Markus, seorang penginjil yang dengan setia menuliskan karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus. Di akhir Injilnya, kita mendengar perintah yang sangat jelas: “Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” (Mrk 16:15). Perintah ini bukan hanya untuk para rasul, tetapi juga untuk kita semua yang telah dibaptis.

Melalui baptisan, kita dimeteraikan sebagai imam, raja, dan nabi. Tugas kenabian itu mengajak kita untuk menjadi pewarta Injil di tengah dunia. Namun, kita sadar bahwa tugas ini tidaklah mudah. Tantangan datang dari luar—penolakan, ketidakpedulian, bahkan penderitaan. Tetapi juga dari dalam diri—egoisme, keinginan untuk dipuji, dan godaan untuk mencari popularitas.

Seringkali tanpa sadar, pewartaan kita bergeser: bukan lagi tentang Kristus, tetapi tentang diri sendiri. Kita lebih ingin dilihat, dihargai, dan diakui. Di sinilah kita diingatkan oleh Santo Petrus dalam suratnya: “Rendahkanlah dirimu… dan layanilah dengan rendah hati.” Pelayanan sejati lahir dari hati yang tulus, bukan dari ambisi tersembunyi.

Semangat Gereja perdana adalah semangat pelayanan dan pengorbanan. Mereka mewartakan Injil dengan sukacita, meskipun harus menghadapi kesulitan. Mereka tidak mencari keuntungan, tetapi setia pada panggilan Allah. Itulah teladan yang juga hendaknya kita hidupi saat ini.

Maka, marilah kita menjalankan tugas perutusan kita dengan hati yang rendah, penuh sukacita, dan penyerahan diri total kepada Allah. Jangan takut menghadapi tantangan, sebab Tuhan sendiri yang menguatkan. Di tengah dunia yang penuh godaan, kita tetap kokoh karena Allah adalah benteng kita.

Kiranya melalui teladan Santo Markus, kita semakin berani menjadi saksi Kristus yang sejati—bukan untuk kemuliaan diri, tetapi demi kemuliaan Allah.

Tuhan memberkati. Ave Maria.