Maria: Dipilih untuk Menjadi Jalan Keselamatan Hari ini Gereja merayakan Pesta Kelahiran

56

RENUNGAN HARIAN, Selasa, 08 September 2026
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
Bacaan I: Mi 5:1-4a
Mazmur Tanggapan: Mzm 13:6ab.6cd
Bacaan Injil: Mat 1:1-16.18-23

Maria: Dipilih untuk Menjadi Jalan Keselamatan
Hari ini Gereja merayakan Pesta
Kelahiran Santa Perawan Maria. Perayaan ini mengajak kita bersyukur atas kehadiran seorang perempuan yang memiliki peran istimewa dalam sejarah keselamatan. Maria dipilih Allah untuk menjadi Bunda Yesus Kristus, Putera-Nya, Sang Juruselamat dunia.

Pilihan Allah terhadap Maria bukanlah sebuah kebetulan. Sejak semula, Allah telah memiliki rencana untuk menyelamatkan manusia dari perbudakan dosa. Rencana itu perlahan-lahan dinyatakan dalam sejarah keselamatan dan mencapai kepenuhannya dalam diri Yesus Kristus.

Nabi Mikha menubuatkan bahwa dari Betlehem, kota kecil yang dianggap tidak berarti, akan lahir seorang pemimpin yang membawa keselamatan bagi umat-Nya: “Dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala.” (Mi 5:1).

Janji itu digenapi dalam diri Yesus. Ia hadir ke dunia melalui rahim seorang perempuan sederhana dari Nazaret, yakni Maria. Dengan penuh iman, Maria menerima kehendak Allah dan menyerahkan seluruh hidupnya kepada rencana keselamatan-Nya.

Maria mengajarkan kepada kita bahwa Allah dapat memakai kehidupan yang sederhana untuk menghadirkan karya yang besar. Yang terutama bukanlah seberapa besar diri kita di hadapan manusia, melainkan seberapa tulus kita membuka hati terhadap kehendak Allah.

Karena itu, pada pesta kelahiran Maria ini, marilah kita semakin dekat kepada Bunda Maria. Belajarlah darinya untuk percaya ketika jalan hidup tidak selalu mudah dipahami. Belajarlah untuk mengatakan “ya” kepada Allah, bahkan ketika kita belum mengetahui seluruh rencana-Nya.

Maria tetap setia mendampingi Puteranya sampai di kaki salib. Kesetiaan yang sama menjadi teladan bagi kita dalam menjalani kehidupan iman. Ketika kita mengalami kesulitan, kecemasan, atau kehilangan harapan, marilah kita datang kepada Maria dan memohon doanya.

Tuhan memberkati. Ave Maria!