
BINTUNI, KOMSOSKMS.ORG- Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, memimpin perayaan ekaristi penerimaan Sakramen Krisma bagi 143 peserta di Gereja Paroki Santo Yohanes, Bintuni, Minggu (6/9/2026). Perayaan liturgis ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh ratusan umat Kristiani dari wilayah setempat.

Dalam khotbahnya, Mgr. Hilarion Datus Lega menekankan peran vital Roh Kudus yang memberikan kehidupan dan napas baru bagi setiap manusia ciptaan Tuhan. Kehadiran Roh Kudus menjadi daya penggerak utama yang menuntun langkah setiap orang beriman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Uskup menegaskan bahwa Roh Kudus yang sama senantiasa menggerakkan hati dan budi para beriman untuk berani bersaksi tentang kebaikan serta kebenaran.
“Keberanian untuk membawakan kabar baik ini merupakan buah nyata dari keterbukaan hati terhadap karya Roh Kudus,” tutur Mgr. Datus.

Lebih lanjut, Mgr. Datus menjelaskan bahwa Gereja yang kudus menghadirkan Sakramen Krisma sebagai sakramen keselamatan. Melalui sakramen ini, setiap penerima diurapi dan diperkuat daya imannya agar mampu berdiri teguh di tengah berbagai tantangan zaman.
“Penguatan iman tersebut diharapkan menjadi bekal utama bagi para penerima krisma untuk mampu tumbuh menjadi murid-murid Kristus yang sejati. Menjadi murid sejati menuntut komitmen penuh dalam merefleksikan nilai-nilai kasih dan kemurahan hati di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pastor Paroki Santo Yohanes Bintuni, Pastor Alexander Bano, SVD, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Uskup Manokwari-Sorong untuk hadir dan memimpin langsung perayaan sakramental yang berkesan ini.

Pastor Alexander Bano, SVD juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh jajaran panitia pelaksana. Kerja keras dan dedikasi panitia dinilai menjadi kunci utama di balik kelancaran seluruh rangkaian acara perayaan.
Tidak lupa, pihak paroki memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi aktif dan mendukung penuh penyelenggaraan perayaan ini, baik secara spiritual maupun material.

Suasana perayaan liturgis ini terasa semakin semarak dan agung dengan kehadiran para imam, suster, dan frater. Kehadiran para biarawan-biarawati ini melambangkan kesatuan gerejani yang solid serta dukungan penuh bagi pertumbuhan iman para penerima sakramen.
Perayaan penerimaan Sakramen Krisma ini diakhiri dengan suasana sukacita dan harapan besar agar 143 penerima krisma yang baru ditumpangi tangan dapat menjadi saksi-saksi Kristus yang tangguh di Paroki Santo Yohanes, Bintuni.




