
WAISAI, RAJA AMPAT, KOMSOS.ORG — Semangat kepedulian terhadap kelestarian alam ditunjukkan secara nyata oleh generasi muda Katolik di jantung ibu kota Kabupaten Raja Ampat. Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai menggelar aksi kebersihan lingkungan di kawasan Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) pada Sabtu (8/8/2026). Aksi gotong royong ini menjadi wujud komitmen mendalam mereka dalam menjaga keindahan serta kebersihan pesisir pantai dari ancaman sampah.

Sejak pagi hari, para anggota OMK bergerak menyisir sepanjang garis pantai WTC, mengumpulkan setiap sampah plastik dan limbah organik yang bertebaran di area publik tersebut. Pantai WTC yang menjadi salah satu ikon kebanggaan serta pusat aktivitas masyarakat Waisai kini tampak lebih asri berkat sentuhan tangan-tangan muda yang peduli akan ekosistem laut. Gerakan ini bukan sekadar kegiatan pembersihan biasa, melainkan sebuah aksi pencerahan mengenai pentingnya kesadaran lingkungan.
Langkah responsif anak-anak muda ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari pihak pengurus gereja setempat. Ketua Dewan Stasi Gereja Katolik Santa Maria Mater Dei Waisai Raja Ampat, Julianus Rahawarin, menyampaikan rasa bangganya atas inisiatif dan kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh OMK. Menurutnya, gerakan ini merupakan penerjemahan nyata dari panggilan iman untuk merawat alam ciptaan secara berkelanjutan.
“Bumi adalah rumah kita bersama yang dianugerahkan oleh Tuhan, sehingga sudah menjadi kewajiban moral setiap elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga dan melestarikannya. Apa yang dilakukan OMK hari ini adalah pilar penting dalam merawat keindahan Raja Ampat,” ungkap Julianus Rahawarin penuh rasa haru dan bangga.

Sementara itu, Ketua OMK Stasi Santa Maria Mater Dei, Alvianus Japa, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas antusiasme seluruh rekan-rekannya. Ia menggarisbawahi pentingnya rasa persatuan, kebersamaan, dan soliditas yang menjadi kunci utama keberhasilan aksi peduli lingkungan ini. Kebersamaan yang terjalin erat membuat setiap tantangan di lapangan terasa ringan untuk diselesaikan bersama.

Alvianus menjelaskan bahwa kegiatan kebersihan di Pantai WTC ini merupakan agenda perdana OMK di tahun ini yang berhasil mengeksekusi visi lingkungan secara konkret. Keberhasilan pelaksanaan aksi awal ini menjadi pijakan awal yang sangat berharga bagi kepengurusan OMK dalam merancang berbagai program pemuda yang bermanfaat bagi gereja dan masyarakat luas ke depannya.
Harapan besar pun terpancar agar gerakan positif ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan terus berlanjut secara konsisten dan menginspirasi lebih banyak pihak.
“Melalui aksi nyata di Pantai WTC, OMK Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai telah membuktikan bahwa kepedulian kecil yang dilakukan dengan cinta besar sanggup memberikan dampak positif bagi kelestarian alam Raja Ampat,” katanya.

Turut hadir dalam aksi pembersihan WTC, Raja Ampat ini, anggota TNI Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 863/Bemanbe Bathun (Yonif TP 863/BB).*




