Renungan Harian: “Percaya Tanpa Ragu”

76

Renungan Harian – 30 Mei 2026
Bacaan I: Yud 1:20b-25
Bacaan Injil: Mrk 11:27-33

“Percaya Tanpa Ragu”
Dalam perjalanan hidup rohani, sering kali hati kita dipenuhi keraguan. Kita meragukan iman kita sendiri. Kita bertanya-tanya tentang keberadaan Allah, kuasa-Nya, bahkan kasih dan penyertaan-Nya dalam hidup kita. Keraguan yang terus dipelihara dapat membuat hidup rohani menjadi lemah dan tidak bertumbuh.

Dalam Injil hari ini, imam-imam kepala, ahli Taurat dan tua-tua Yahudi mempertanyakan kuasa Yesus setelah Ia menyucikan Bait Allah.

Mereka sebenarnya bukan ingin mencari kebenaran, melainkan mencari kesalahan untuk menjatuhkan Yesus. Hati mereka tertutup oleh kesombongan dan ketidakpercayaan.

Ketika Yesus balik bertanya tentang baptisan Yohanes, mereka sebenarnya tahu jawabannya. Namun karena takut kehilangan kedudukan dan takut kepada orang banyak, mereka memilih berkata: “Kami tidak tahu.” Sikap ini menunjukkan hati yang tidak jujur dan tidak berani berdiri dalam kebenaran.

Saudara-saudari terkasih, orang yang selalu hidup dalam keraguan dan tidak mau percaya kepada Allah akan sulit berkembang secara rohani. Hidupnya hanya berpusat pada diri sendiri dan kepentingannya sendiri. Sebaliknya, iman yang percaya penuh kepada Tuhan akan melahirkan keberanian, damai, dan keteguhan hati.

Surat Yudas hari ini mengingatkan kita untuk membangun diri di atas iman yang suci, berdoa dalam Roh Kudus, dan tetap tinggal dalam kasih Allah. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Ia selalu berkarya dan menuntun hidup kita menuju kebaikan.

Karena itu, marilah kita belajar menaruh kepercayaan penuh kepada Tuhan. Jagalah hati dan hidup kita sebagai Bait Allah yang kudus. Jangan biarkan keraguan, dosa, dan kepentingan diri menguasai hidup kita. Percayalah, Tuhan selalu bekerja mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengandalkan-Nya.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!