Renungan Harian – Jumat, 24 April 2026
Bacaan I: Kis 9:1-20
Injil: Yoh 6:52-59
Kita semua meyakini bahwa keselamatan sejati hanya berasal dari Allah. Dunia ini, dengan segala daya tariknya, tidak pernah mampu menjamin keselamatan abadi. Harta, jabatan, dan kenikmatan duniawi memang kita butuhkan dalam perjalanan hidup, tetapi semuanya itu bukanlah tujuan akhir. Hanya Allah adalah jaminan sejati hidup kita. Dalam diri Yesus Kristus, kita menemukan jalan keselamatan yang pasti.
Dalam Injil hari ini, Yesus kembali menegaskan diri-Nya sebagai Roti Hidup. Ia adalah roti yang dipecah-pecahkan dan diberikan demi keselamatan manusia. Roti itu bukan sekadar simbol, melainkan sungguh-sungguh Tubuh dan Darah-Nya yang menjadi sumber kehidupan. Barangsiapa menyantap-Nya, ia tinggal dalam Kristus dan Kristus tinggal dalam dia. Inilah persekutuan yang mendalam antara manusia dengan Allah.
Bacaan pertama menghadirkan kisah pertobatan Saulus. Dari seorang penganiaya, ia menjadi pewarta Kristus yang gigih. Perjumpaannya dengan Tuhan mengubah seluruh arah hidupnya. Ini menunjukkan bahwa keselamatan bukan hanya tentang menerima, tetapi juga tentang mengalami perubahan hidup yang nyata.
Maka, kita semua diundang untuk datang kepada Kristus, bersatu dengan-Nya, dan menyambut Dia dalam Ekaristi Kudus. Di sanalah kita menimba kekuatan, disembuhkan, dimurnikan, dan diperbarui. Ekaristi bukan hanya perayaan, tetapi sumber dan puncak kehidupan iman kita.
Semoga kita sungguh meletakkan harapan keselamatan hanya pada Allah. Marilah kita dengan setia menyambut Tubuh dan Darah Kristus, serta menghadirkan kasih-Nya dalam hidup sehari-hari: melalui perhatian, belas kasih, dan cinta kepada sesama. Dengan demikian, kita pun menjadi “roti hidup” bagi orang lain.
Tuhan memberkati dan Ave Maria.





