Renungan Harian – 15 April 2026
Bacaan I: Kis 5:17-26
Bacaan Injil: Yoh 3:16-21
Pewartaan Para Rasul tidak berjalan mulus. Mereka menghadapi penolakan, tekanan, bahkan penjara. Namun, semua itu tidak memadamkan semangat mereka. Justru dalam keterbatasan dan penderitaan, mereka semakin berani memberi kesaksian. Dalam bacaan pertama, kita melihat bagaimana Allah sendiri bertindak melalui malaikat-Nya, membebaskan para Rasul dan mengutus mereka kembali untuk mewartakan kabar keselamatan.
Injil hari ini menegaskan bahwa terang telah datang ke dunia, tetapi tidak semua orang mau menerimanya. Ada yang lebih memilih kegelapan karena takut akan kebenaran. Hal ini menjadi cermin bagi kita: apakah kita hidup dalam terang Kristus, atau justru masih bersembunyi dalam kegelapan karena takut, nyaman dengan dosa, atau enggan berjuang
Realitas yang dialami para Rasul juga kita alami saat ini. Kebenaran sering kali ditolak. Kesaksian iman tidak selalu diterima. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menghadapi iri hati, persaingan, atau tekanan yang membuat kita ragu untuk menunjukkan identitas kita sebagai pengikut Kristus.
Namun, Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk tetap teguh. Terang tidak pernah kalah oleh kegelapan. Sekecil apa pun terang iman yang kita miliki, ia mampu mengusir gelap jika kita setia menjaganya. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita; Ia selalu menyertai dan menguatkan, bahkan di saat-saat tersulit.
Karena itu, jangan biarkan kesulitan memadamkan iman kita. Jadilah saksi Kristus yang berani, sederhana, dan setia dalam hidup sehari-hari—melalui perkataan, tindakan, dan kasih yang nyata.
Tuhan memberkati. Ave Maria.





