KELAGANA, KOMSOSKMS.ORG – Umat Katolik di Stasi Santa Yosefa Kelagana menggelar Tablo Jalan Salib Hidup pada peringatan Jumat Agung, Jumat (3/4/2026). Kegiatan yang diprakarsai oleh Orang Muda Katolik (OMK) ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di stasi tersebut dan menandai momentum baru dalam kehidupan menggereja umat setempat.

Tablo Jalan Salib Hidup ini menghadirkan pengalaman spiritual mendalam bagi umat yang mengikuti rangkaian permenungan sengsara Kristus. Pementasan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIT tersebut menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus Kristus, mulai dari taman Getsemani hingga wafat di Golgota, melalui 14 perhentian Jalan Salib.
Seluruh adegan diperankan dengan penuh penghayatan oleh para anggota OMK, sehingga mampu menghadirkan suasana reflektif dan menyentuh hati umat. “Setiap adegan sangat menyentuh dan membawa kita masuk dalam penderitaan Kristus,” ungkap Urbanus Santus, Koordinator Panitia Paskah, yang juga turut memberikan dukungan bagi terselenggaranya kegiatan ini.
Pastor Paroki, Pater Aloysius Teniwut, OSA, yang membuka dan menutup kegiatan dengan doa, memberikan apresiasi atas inisiatif OMK. Ia menilai pementasan tersebut sederhana namun sarat makna. “Jalan salib kali ini sangat baik, singkat namun penuh makna. Semua pemeran menghayati perannya dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pementasan, Tablo Jalan Salib Hidup ini menjadi sarana permenungan iman yang membantu umat merasakan kehadiran Kristus dalam penderitaan hidup sehari-hari. Melalui pengalaman tersebut, umat diajak untuk menemukan kekuatan dalam iman serta keberanian untuk memikul salib kehidupan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi umat lainnya untuk semakin terlibat aktif dalam kehidupan menggereja, serta berani melangkah dalam iman, melampaui ketakutan, dan menemukan harapan dalam Yesus Kristus.
Kontributor: Fr. Noven Jikwa, OSA





