Umat Katolik Santo Ambrosius Suswa Diajak Meneladan Iman Bunda Maria

7
Umat mengikuti perayaan dengan penuh khidmat

SUSWA,  KOMSOSKMS.ORG — Umat Katolik Paroki Santo Ambrosius Suswa, Keuskupan Manokwari-Sorong, mengawali Bulan Rosario dengan Perayaan Ekaristi pada Kamis, 1 Oktober 2026. Perayaan yang dimulai pukul 07.00 WIT tersebut diikuti umat dari berbagai lingkungan di pusat paroki.

Umat Paroki Santo Ambrosius Suswa mengawali Bulan Rosario dengan Perayaan Ekaristi pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Paroki Santo Ambrosius Suswa, Pastor Vallerius Serin, OSA, dalam suasana hening, khidmat, dan penuh sukacita.

Pembukaan Bulan Rosario menjadi momentum bagi umat untuk mengawali bulan Oktober dengan doa dan permenungan iman. Bulan Oktober secara khusus didedikasikan bagi doa Rosario, permenungan misteri keselamatan, serta peneladanan iman dan ketaatan Bunda Maria terhadap kehendak Allah.

Umat mengikuti perayaan dengan penuh khidmat

Dalam homilinya, Pastor Vallerius mengajak umat merenungkan makna kerendahan hati berdasarkan bacaan Injil Matius 18:1-5. Yesus menempatkan seorang anak kecil di tengah-tengah para murid sebagai teladan bagi setiap orang yang ingin masuk ke dalam Kerajaan Surga.

“Hati seorang anak kecil di hadapan Tuhan melambangkan kerendahan hati, ketulusan, kepolosan, dan kebergantungan penuh kepada Allah,” jelasnya.

Menurut Pastor Vallerius, seorang anak kecil pada zaman itu tidak memiliki status sosial, kuasa, maupun ambisi besar seperti yang sering dikejar manusia dalam kehidupan duniawi. Karena itu, menjadi seperti anak kecil berarti berani menanggalkan kesombongan dan keangkuhan diri.

Ia juga menjelaskan bahwa seorang anak kecil menyadari keterbatasannya dan bergantung kepada orang tua untuk memperoleh perlindungan, makanan, serta bimbingan. Demikian pula umat beriman dipanggil untuk bersandar sepenuhnya kepada Allah sebagai Bapa di surga.

“Anak kecil mudah percaya dan menerima janji tanpa keraguan yang rumit atau perhitungan egois. Demikian pula kita dipanggil untuk memiliki hati yang tulus dan percaya kepada Tuhan,” lanjutnya.

Pembukaan Bulan Rosario menjadi kesempatan bagi seluruh umat Paroki Santo Ambrosius Suswa untuk memperdalam kehidupan doa, meneladan iman Bunda Maria, serta membangun sikap rendah hati dalam kehidupan sehari-hari.

Pastor Vallerius menegaskan bahwa pertobatan sejati menuntut perubahan sikap hati. Kerendahan hati bukanlah kelemahan, melainkan jalan untuk semakin dekat dengan Allah dan bertumbuh dalam iman.

Ia berharap pembukaan Bulan Rosario menjadi kesempatan bagi seluruh umat Paroki Santo Ambrosius Suswa untuk memperdalam kehidupan doa, meneladan iman Bunda Maria, serta membangun sikap rendah hati dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut sejalan dengan sabda Yesus dalam Injil Matius 18:4: “Barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.”

Pewarta: Musa Yekwam
Komsos Paroki Santo Ambrosius Suswa