Renungan Harian: “Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.”

135

Renungan Harian, Senin, 08 September 2025
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
Bacaan Injil: Mat 1:1–16.18–23

Hari ini Gereja merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria. Perayaan ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu setia pada janji-Nya untuk menyelamatkan umat manusia. Maria dipilih, dikuduskan, dan dipersiapkan sejak semula untuk menjadi Bunda Yesus, Sang Juru Selamat dunia. Ia menjadi tanda bahwa karya besar Allah lahir dari sesuatu yang sederhana. Maria lahir di tengah keluarga biasa, namun melalui dirinya Allah menghadirkan keselamatan bagi dunia.

Jika kita melihat realitas hidup saat ini, banyak orang merasa kecil, tidak berarti, bahkan tidak berharga. Tekanan ekonomi, masalah keluarga, krisis moral, persaingan hidup, hingga derasnya arus digitalisasi sering membuat orang merasa “tidak cukup” atau “tidak penting.” Tetapi perayaan kelahiran Bunda Maria mengingatkan kita: Allah justru berkarya melalui hal-hal yang sederhana. Betlehem yang kecil dipilih Allah. Maria yang sederhana di Nazaret dipilih Allah. Demikian juga kita — meski lemah, terbatas, dan penuh kekurangan — tetap bisa dipakai Allah untuk menghadirkan kasih dan keselamatan bagi orang-orang di sekitar kita.

Bunda Maria juga menjadi teladan kesetiaan. Ia menyambut rencana Allah dengan hati yang terbuka: “Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.” (Luk 1:38). Dalam dunia sekarang, di mana banyak orang lebih memilih jalan instan dan gampang menyerah, Maria mengajak kita untuk setia dalam iman, sabar dalam proses, dan percaya pada penyelenggaraan Allah.

Maka pada hari ini, mari kita belajar dari Maria: Menyadari bahwa hidup kita punya nilai, betapapun sederhana atau kecilnya. Mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah, bukan hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Membuka hati seperti Maria agar rencana Allah terlaksana dalam hidup kita.

Percayalah, Bunda Maria tidak hanya menjadi Bunda Yesus, tetapi juga Bunda kita semua. Ia selalu mendampingi kita, menyapa kita dengan cinta, dan mendoakan kita di hadapan Puteranya.

Selamat merayakan pesta kelahiran Bunda Maria. Semoga kita pun lahir kembali setiap hari dalam iman, harapan, dan kasih.

Tuhan memberkati dan Ave Maria!