RENUNGAN HARIAN, Jumat, 18 September 2026
Bacaan I: 1Kor 15:12-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 17:1.6-7.8b.15
Bacaan Injil: Luk 8:1-3
Disapa Kasih, Diutus untuk MelayaniPengalaman disapa dan dikasihi Allah bukanlah pengalaman yang biasa. Ketika seseorang sungguh mengalami kasih-Nya, hidupnya dapat berubah. Hati yang pernah disentuh oleh Tuhan terdorong untuk menyerahkan diri dan hidupnya dalam pelayanan.
Injil hari ini menampilkan sejumlah perempuan yang setia mengikuti Yesus. Mereka telah mengalami pertolongan, kesembuhan, dan kasih yang menyelamatkan. Pengalaman itu tidak berhenti pada rasa syukur di dalam hati. Mereka mewujudkannya dalam tindakan nyata: mendampingi Yesus dan para murid-Nya serta memberikan apa yang mereka miliki untuk mendukung karya pelayanan.
Di sinilah kita belajar bahwa kasih yang sungguh dialami akan melahirkan pengabdian. Orang yang merasa telah menerima begitu banyak dari Tuhan tidak lagi bertanya, “Apa yang akan saya dapatkan?” tetapi mulai bertanya, “Apa yang dapat saya persembahkan bagi Tuhan?”
Santo Paulus dalam bacaan pertama menegaskan bahwa Kristus sungguh telah bangkit. Kebangkitan Kristus adalah dasar iman dan harapan kita. Karena Kristus hidup, maka pengorbanan, pelayanan, dan kesetiaan kita kepada-Nya tidak pernah sia-sia.
Saudara-saudari terkasih, mungkin Tuhan telah menyapa kita melalui banyak cara: melalui orang-orang yang hadir dalam hidup kita, melalui pertolongan di saat sulit, melalui kesembuhan, pengampunan, atau bahkan melalui pengalaman yang membuat kita semakin dekat kepada-Nya.
Jangan biarkan sapaan kasih Tuhan berlalu begitu saja. Jawablah kasih-Nya dengan kesetiaan, pelayanan, dan kemurahan hati. Persembahkan waktu, tenaga, kemampuan, dan apa yang kita miliki untuk menjadi berkat bagi sesama.
Sebab, orang yang sungguh mengalami kasih Kristus tidak akan tinggal diam. Ia akan bangkit, mengikuti-Nya, dan melayani.
Tuhan memberkati. Ave Maria!





