Renungan Harian
Senin, 04 Mei 2026 – Pekan Paskah V
Bacaan I: Kis 14:5-18
Bacaan Injil: Yoh 14:21-26
Cinta sejati tidak berhenti pada kata-kata, tetapi nyata dalam tindakan. Ketika seseorang sungguh mengasihi, ia akan berusaha menyelaraskan hidupnya dengan yang dicintainya. Ia mau mendengar, memahami, dan dengan tulus melakukan apa yang dikehendaki oleh orang yang dikasihinya. Bahkan, pengorbanan pun menjadi bukti nyata dari cinta yang sejati.
Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan bahwa kasih kepada-Nya harus diwujudkan dalam ketaatan: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku…” (Yoh 14:23). Sabda ini menjadi cermin bagi kita untuk melihat kembali kualitas kasih kita kepada Tuhan. Apakah kita sungguh mengasihi-Nya, ataukah kasih itu hanya sebatas ucapan?
Mengasihi Yesus berarti membuka hati untuk memahami kehendak-Nya dan membiarkan sabda-Nya memenuhi pikiran serta tindakan kita. Ketika kita semakin dekat dengan-Nya, relasi itu menjadi hidup—penuh kerinduan untuk selalu bersama, bercakap dalam doa, dan setia mengikuti jalan-Nya.
Kasih kepada Tuhan juga menuntut ketekunan. Cinta itu harus terus dipelihara agar tidak luntur oleh waktu, godaan, dan kesibukan hidup. Kita diajak untuk terus berjuang melakukan kehendak-Nya, karena Dialah cinta sejati yang tidak pernah berubah.
Yesus tidak meninggalkan kita sendirian. Ia mengutus Roh Kudus sebagai Penghibur, yang mengajarkan dan mengingatkan kita akan sabda-Nya. Dalam bimbingan Roh Kudus, kita dimampukan untuk tetap setia dan bertumbuh dalam kasih.
Marilah kita semakin mencintai Tuhan dengan sepenuh hati. Biarlah kasih itu nyata dalam setiap tindakan kita, sehingga hidup kita sungguh menjadi kesaksian akan cinta-Nya yang abadi.
Tuhan memberkati. Ave Maria.





