Kaum Muda Vinsensian Bersatu di Wasior, Menyalakan Api Harapan Menuju IYD 2027

40

WASIOR, KOMSOSKMS.ORG – Suasana penuh semangat, sukacita, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Temu Kaum Muda Vinsensian (TKMV) di Paroki St. Laurentius Wasior pada 17–19 Juni 2026. Kegiatan ini mempertemukan Orang Muda Katolik (OMK) dari tiga paroki, yakni Paroki Kristus Terang Dunia Tofoi, Paroki St. Thomas Aquinas Amban, dan Paroki St. Laurentius Wasior sebagai tuan rumah.

Suasana penuh semangat, sukacita, dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan Temu Kaum Muda Vinsensian (TKMV) di Paroki St. Laurentius Wasior.

Sebanyak 80 peserta dari wilayah pelayanan Tofoi, Aroba, Babo, Saengga, dan Yaru bergabung bersama 25 peserta dari Amban serta 50 peserta dari Wasior. Dalam semangat iman, harapan, dan kasih, TKMV tidak sekadar menjadi ajang perjumpaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat pelayanan, serta mempersiapkan kaum muda menyongsong Indonesian Youth Day (IYD) 2027.

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penyalaan Api Harapan sebagai simbol persatuan, semangat, dan kesiapan Orang Muda Katolik dalam menyambut IYD 2027. Api Harapan bukan sekadar simbol seremonial, melainkan lambang panggilan untuk menghidupi kasih Kristus melalui tindakan nyata, seperti berbagi, mengunjungi, menyapa, dan mendengarkan mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih. Nyala api tersebut menjadi tanda bahwa semangat pelayanan, pengorbanan, dan kecintaan kepada Gereja terus hidup dalam hati kaum muda.

Kegiatan yang mempertemukan kaum muda tiga Paroki yakni Paroki Kristus Terang Dunia Tofoi, Paroki Thomas Aquinas Amban, dan tuan rumah Paroki St. Laurentius Wasior.

Bagi para peserta, TKMV menjadi bukti bahwa persiapan menuju IYD 2027 telah dimulai jauh sebelum pelaksanaan kegiatan ini. Dengan tekad yang kuat, mereka rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi mempersiapkan diri. Semangat itu juga mendapat dukungan luar biasa dari kaum bapak dan kaum ibu yang terlibat aktif dalam berbagai bentuk pelayanan dan persiapan. Kebersamaan lintas generasi ini menjadi kekuatan yang semakin meneguhkan perjalanan kaum muda.

Selama kurang lebih satu tahun terakhir, para OMK telah berjuang melalui berbagai upaya untuk mewujudkan harapan tersebut. Mereka mengadakan beragam kegiatan penggalangan dana, menabung secara mandiri, dan saling mendukung dalam setiap proses persiapan. Semua dilakukan dengan kesadaran bahwa setiap perjuangan dan pengorbanan merupakan bagian dari perjalanan iman menuju perjumpaan yang lebih besar pada IYD 2027.

Semangat kerja keras yang ditunjukkan para OMK membuktikan bahwa kaum muda memiliki daya juang yang tinggi ketika diberi kesempatan untuk bertumbuh dan mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Berbagai tantangan yang dihadapi selama proses persiapan tidak memadamkan semangat mereka. Sebaliknya, tantangan justru semakin mempersatukan mereka dalam satu tujuan bersama.

TKMV di Paroki St. Laurentius Wasior juga menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali bahwa kaum muda bukan hanya harapan Gereja di masa depan, tetapi juga pelaku utama dalam kehidupan Gereja saat ini. Kehadiran mereka membawa semangat baru, energi baru, dan komitmen untuk terus melayani sesuai panggilan Kristus.

Melalui penyalaan Api Harapan menuju IYD 2027, OMK menunjukkan kesiapan untuk terus berjalan bersama dalam iman, menjaga semangat pelayanan, serta membangun persaudaraan yang semakin erat. Besar harapan agar perjalanan menuju IYD 2027 menjadi kesempatan untuk memperdalam iman, memperkuat persatuan, dan menghadirkan pengalaman yang semakin mendekatkan kaum muda kepada Tuhan dan Gereja-Nya.

Semangat yang telah dipupuk sejak setahun terakhir menjadi bukti bahwa cita-cita besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan kesetiaan, ketekunan, dan pengorbanan. Dari Wasior, Api Harapan terus menyala, menjadi tanda bahwa Orang Muda Katolik siap menyongsong IYD 2027 dengan iman yang teguh, kerja keras, dan sukacita.