Renungan Harian: Iman yang Teguh, Setia dalam Perutusan

100

Renungan Harian – 28 Oktober 2026 Pesta Santo Simon dan Yudas, Rasul

Bacaan I: Efesus 2:19-22 Mazmur Tanggapan: Mazmur 19:2-3.4-5 Bacaan Injil: Lukas 6:12-19

Iman yang Teguh, Setia dalam Perutusan

Iman kepada Yesus Kristus harus diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari melalui kesetiaan, keberanian, dan kasih. Dalam Bacaan Pertama, Santo Paulus menegaskan bahwa kita adalah anggota keluarga Allah dan dibangun di atas dasar para rasul, dengan Kristus sebagai batu penjuru. Artinya, iman kita harus berakar kuat dalam Kristus dan diwujudkan melalui hidup yang saling menguatkan.

Hari ini, kita merayakan pesta Santo Simon dan Yudas, Rasul, yang telah membaktikan diri sepenuhnya kepada Kristus. Mereka setia mewartakan Injil dan berani menghadapi berbagai tantangan demi iman mereka. Dalam Injil, Yesus memilih kedua belas rasul setelah berdoa semalam-malaman. Ia kemudian mengutus mereka untuk mengambil bagian dalam karya keselamatan-Nya, membawa harapan dan pemulihan bagi banyak orang.

Kita pun dipanggil untuk meneruskan perutusan Kristus di tengah kehidupan sehari-hari. Kesetiaan itu tidak selalu tampak dalam perkara besar, tetapi justru dalam keberanian melakukan kebaikan, mengampuni, memperjuangkan kebenaran, dan tetap mengasihi ketika menghadapi kesulitan. Iman yang kokoh bukan hanya diungkapkan melalui kata-kata, melainkan dibuktikan melalui kesetiaan dalam tindakan. Semoga teladan Santo Simon dan Yudas menguatkan kita untuk menjadi saksi Kristus yang membawa sukacita, harapan, dan damai bagi sesama.

Tuhan memberkati. Ave Maria!