SORONG, KOMSOSKMS.ORG- Persiapan menuju pelaksanaan Indonesian Youth Day (IYD) 2027 di Keuskupan Manokwari-Sorong terus dimatangkan. Panitia IYD 2027 menggelar rapat koordinasi lintas divisi pada Minggu, 20 September 2026, di Aula Paroki Santo Yohanes Pemandi Klasaman, Kota Sorong.

Rapat tersebut diikuti koordinator dan anggota dari 21 divisi kepanitiaan. Selain mengevaluasi progres pekerjaan masing-masing divisi, rapat juga menjadi forum koordinasi lintas bidang serta pemaparan Rencana Anggaran Belanja (RAB) sebagai bagian penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan IYD 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2027.
Fokus pada Progres dan Kebutuhan Riil
Ketua Steering Committee IYD 2027 yang juga Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Manokwari-Sorong, Pater Eventus Kocu, saat membuka rapat mengajak seluruh panitia untuk melihat secara konkret perkembangan pekerjaan di masing-masing divisi.

Menurutnya, setiap divisi perlu memastikan bahwa pekerjaan yang telah direncanakan berjalan sesuai timeline. Selain itu, kebutuhan setiap bidang harus dipetakan secara jelas sehingga penyusunan anggaran benar-benar berdasarkan kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Setiap divisi juga diminta menyelesaikan dan menyerahkan RAB kepada Steering Committee untuk selanjutnya dikoordinasikan dan dimatangkan bersama.
Rapat koordinasi ini sekaligus menegaskan bahwa persiapan IYD 2027 bukan merupakan pekerjaan satu atau dua bidang, melainkan karya bersama seluruh panitia yang membutuhkan komunikasi dan koordinasi lintas divisi.
Menyongsong IYD 2027
Rangkaian persiapan IYD 2027 di Keuskupan Manokwari-Sorong telah dimulai sejak 2024 melalui penyerahan Salib IYD.

Salib IYD diserahkan oleh Ketua Komisi Kepemudaan KWI, Mgr. Riana Prabdi, bersama Sekretaris Komisi Kepemudaan KWI, Rm. Kristiadi, kepada Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, di Paroki St. Paulus Klamalu, Kabupaten Sorong.
Selanjutnya, pada 1 Januari 2025, dimulai Kirab Salib IYD di seluruh paroki di Keuskupan Manokwari-Sorong. Setiap paroki menerima Salib IYD selama kurang lebih satu bulan. Kirab tersebut menjadi salah satu sarana untuk membangkitkan semangat orang muda Katolik sekaligus memperkenalkan dan mempersiapkan umat menuju perayaan IYD 2027.
Pra-IYD 2026 Jadi Momentum Persiapan
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, Keuskupan Manokwari-Sorong akan menyelenggarakan Pra-Indonesian Youth Day (Pra-IYD) pada 18–21 Oktober 2026 di Kota Sorong.

Pra-IYD akan melibatkan paroki-paroki di Keuskupan Manokwari-Sorong dan dirancang sebagai momentum persiapan sekaligus simulasi menuju pelaksanaan IYD 2027.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan live-in di paroki-paroki se-TPW Sorong. Selanjutnya, peserta akan mengikuti sejumlah agenda, antara lain seminar, defile, serta seremoni pembukaan dan penutupan yang direncanakan berlangsung di Gedung Lux Oriente, Katedral Sorong.
Melalui Pra-IYD, panitia sekaligus memiliki kesempatan untuk menguji kesiapan teknis, koordinasi antarpihak, serta pola pelaksanaan kegiatan sebelum memasuki agenda utama IYD 2027.

Hindari Tumpang Tindih Program dan Anggaran
Dalam rapat tersebut, Pater Even, sapaan akrabnya, juga meminta setiap koordinator dan anggota divisi menggelar rapat internal sebelum rapat pleno panitia yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.
Rapat internal diperlukan untuk merinci kebutuhan setiap divisi, memetakan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam jangka pendek dan jangka panjang, serta memperjelas bidang-bidang yang membutuhkan koordinasi dengan divisi lain.
Setiap divisi juga diminta mematangkan RAB melalui koordinasi lintas bidang. Langkah ini penting untuk menghindari tumpang tindih program dan penganggaran.
Dengan demikian, rapat pleno pada Oktober mendatang diharapkan tidak lagi berfokus pada pengulangan pemaparan yang telah disampaikan dalam rapat koordinasi 20 September. Setiap divisi diharapkan sudah membawa progres yang terukur, kebutuhan yang jelas, serta RAB yang telah dimatangkan melalui koordinasi internal dan lintas divisi.

Persiapan IYD 2027 di Keuskupan Manokwari-Sorong kini memasuki tahap yang semakin konkret. Koordinasi, ketepatan perencanaan, dan kesatuan kerja seluruh panitia menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan menuju perjumpaan orang muda Katolik pada Juni 2027 dapat berjalan sesuai rencana.





