Renungan Harian, Minggu, 14 Juni 2026
Minggu Biasa XI
Bacaan I: Kel. 19:2-6a
Mazmur Tanggapan: Mzm. 100:2,3,5
Bacaan II: Rom. 5:6-11
Bacaan Injil: Mat. 9:36-10:8
“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Mat. 9:37-38)
Ketika melihat orang banyak yang lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Belas kasih itulah yang mendorong-Nya untuk mengutus para murid agar menghadirkan kasih dan keselamatan Allah bagi banyak orang. Yesus menyadari bahwa kebutuhan akan pewarta Kerajaan Allah sangat besar, sementara mereka yang bersedia bekerja di ladang Tuhan masih sangat sedikit.
Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa setiap orang Kristiani dipanggil untuk ambil bagian dalam perutusan Kristus. Panggilan itu tidak hanya ditujukan kepada para imam, biarawan, atau biarawati, tetapi kepada seluruh umat beriman. Melalui profesi, keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan bermasyarakat, kita dapat menjadi saksi kasih Allah dan membawa orang lain semakin dekat kepada-Nya.
Dalam Bacaan Pertama, Allah memilih bangsa Israel untuk menjadi umat kesayangan-Nya dan kerajaan imam bagi bangsa-bangsa. Pilihan itu bukanlah sebuah keistimewaan untuk dibanggakan, melainkan sebuah tugas perutusan. Demikian pula kita yang telah menerima rahmat baptisan dipanggil untuk menjadi alat Tuhan dalam menghadirkan damai, kebaikan, dan kasih-Nya di tengah dunia.
Bacaan Kedua menegaskan bahwa Kristus telah menyerahkan hidup-Nya bagi kita ketika kita masih berdosa. Kasih Allah yang begitu besar itu menjadi dasar dan sumber semangat pelayanan kita. Kita melayani bukan untuk mencari pujian atau keuntungan pribadi, melainkan sebagai ungkapan syukur atas kasih Allah yang telah lebih dahulu menyelamatkan kita.
Marilah kita menjawab panggilan Tuhan dengan setia. Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil atau tidak berarti. Sebuah senyuman, doa, perhatian kepada sesama, pelayanan sederhana di lingkungan maupun paroki, semuanya dapat menjadi sarana Allah untuk menyentuh hati banyak orang.
Percayalah, sekecil apa pun keterlibatan kita dalam karya Tuhan, semuanya memiliki nilai besar di hadapan-Nya dan menjadi jalan menuju kekudusan.
Selamat Hari Minggu. Semoga kita semakin peka mendengar panggilan Tuhan dan dengan sukacita menjadi pekerja-pekerja di ladang-Nya.
Tuhan memberkati dan Ave Maria.





