Renungan Harian: Merawat Kasih agar Tetap Hidup dan Berbuah

11

Renungan Harian
Selasa, 5 Mei 2026 – Pekan Paskah V
Bacaan I: Kis 14:19-28
Injil: Yoh 14:27-31a

Kasih sejati tidak pernah hadir begitu saja tanpa usaha. Ia membutuhkan pemeliharaan yang terus-menerus. Seperti tanaman yang harus dirawat dengan tekun—disiram, dipupuk, dibersihkan, dan dijaga dari hama—demikian pula kasih harus dipupuk agar tetap hidup, bertumbuh, dan menghasilkan buah yang berlimpah.

Tanpa perawatan, tanaman akan layu dan mati. Tanpa kesetiaan, kasih pun akan pudar. Maka, jika sesuatu yang sederhana seperti tanaman saja membutuhkan perhatian, terlebih lagi kasih, yang menjadi dasar kehidupan kita sebagai murid Kristus.

Yesus sendiri adalah teladan kasih sejati. Ia tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi menghidupinya secara total. Ia mencurahkan seluruh hidup-Nya demi cinta—cinta yang tidak pernah pudar oleh waktu, tidak runtuh oleh penderitaan, dan tidak hancur oleh pengkhianatan. Kasih-Nya setia sampai akhir.

Dalam Injil hari ini, Yesus berkata: “Supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku.” (Yoh 14:31)

Kasih Yesus kepada Bapa dinyatakan dalam ketaatan yang sempurna. Dari kasih itulah mengalir kasih-Nya kepada manusia. Ia mengasihi tanpa syarat, bahkan sampai mengorbankan diri di salib.

Saudara-saudari terkasih, kita pun telah menerima benih kasih itu dalam hati kita. Namun benih itu perlu dijaga. Kita dipanggil untuk terus merawatnya: melalui doa, kesetiaan, pengorbanan, dan perhatian kepada sesama.

Godaan dan tantangan hidup akan selalu ada. Ada begitu banyak hal yang bisa melemahkan kasih kita kepada Tuhan. Tetapi kita diajak untuk tetap mengarahkan pandangan kepada Kristus, menjaga persatuan dengan-Nya, dan tidak membiarkan kasih itu dicuri oleh keegoisan atau dosa.

Percayalah, semakin kita mengasihi Yesus, semakin kita mampu mengasihi sesama. Hati kita menjadi lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Kita menjadi lebih kuat dalam menghadapi kesulitan, dan tetap setia menebarkan kasih dalam situasi apa pun.

Tuhan memberkati. Ave Maria.