Renungan Harian: Menggantungkan Hidup Pada Allah yang Mahabaik

72

Renungan Harian — 26 Februari 2026
Bacaan I: T.Est 4:10a.10c-12.17-19
Bacaan Injil: Mat 7:7-12

Orang yang sungguh beriman selalu menggantungkan hidupnya pada Allah yang Mahabaik. Kesadaran akan kekurangan dan kelemahan membuatnya rela merendahkan diri untuk memohon pertolongan Tuhan. Ia tidak henti-hentinya mencari dan memahami kehendak-Nya, serta tekun mengetuk pintu hati-Nya agar rahmat-Nya mengalir dalam hidup.

Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan bahwa Allah yang kita imani sungguh Mahabaik. Ia tidak meninggalkan umat-Nya, bahkan selalu menganugerahkan yang terbaik. Karena itu, Yesus berpesan:

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima; dan setiap orang yang mencari, mendapat; dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” (Mat 7:7-8)

Dalam bacaan pertama, Ratu Ester memberikan teladan iman yang amat indah. Ketika hidupnya terancam, ia tidak mengandalkan kekuatan sendiri. Ia memilih berlari kepada Tuhan—meminta, mencari, dan mengetuk hati-Nya dengan penuh kerendahan hati. Doanya yang tulus didengarkan, dan Tuhan menganugerahkan keselamatan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun kerap berhadapan dengan berbagai persoalan yang menimbulkan kecemasan, ketakutan, bahkan keputusasaan. Namun sebagai orang beriman, kita diajak meneladani Ester: merendahkan diri di hadapan Tuhan, berseru memohon pertolongan dan perlindungan-Nya, serta menyerahkan seluruh hidup kepada kuasa-Nya.

Percayalah, Allah itu Mahabaik! Dalam waktu dan cara-Nya, Ia selalu bertindak memberikan yang terbaik bagi hidup kita.
Tuhan memberkati. Ave Maria!