
AYATA, KOMSOSKMS.ORG – Uskup Manokwari–Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, secara resmi membuka Hari Orang Muda Sedunia (HOMS) ke-40 Tingkat Pelayanan Wilayah (TPW) Maybrat yang berlangsung di Paroki Santo Andreas Ayata, 21 November 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Orang Muda Katolik (OMK) dari paroki St. Yoseph Ayawasi, Pra Paroki St. Andreas, dan Paroki Ayata. Sementara itu, Paroki St. Albertus Agung tidak hadir.

Mengusung tema “Orang Muda Berjalan Bersama Yesus dan menjadi saksi bagi dunia”, Uskup Datus Lega menegaskan bahwa tema ini harus menjadi ajakan nyata bagi kaum muda untuk menapaki jalan hidup yang berkenan kepada Tuhan.
“Jalan serta Yesus itu jalan dalam kebaikan demi kebaikan. Tidak mungkin berjalan dengan Yesus tetapi hidup tidak benar di hadapan Tuhan—misalnya mabuk-mabukan atau hidup bersama tanpa sakramen,” tegas Uskup.
“Yesus adalah Juru Selamat. Maka ikut serta dengan Yesus berarti menjadi juru selamat kecil di tengah kehidupan.”
TIGA PESAN PENTING UNTUK OMK KMS
Dalam kesempatan ini, Uskup Datus menyampaikan tiga pesan utama bagi OMK di TPW Maybrat dan seluruh Keuskupan Manokwari–Sorong: Pertama, OMK adalah harapan Gereja masa sekarang. “Bukan lagi masa depan Gereja, tetapi saat ini OMK sudah menjadi bagian penting Gereja,” tegasnya.

Kedua, OMK harus menyumbangkan sesuatu bagi Gereja. Kaum muda diajak terlibat aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan menggereja.
Ketiga, OMK wajib mempersiapkan diri untuk Indonesian Youth Day (IYD). Uskup menekankan bahwa keterlibatan OMK KMS dalam IYD merupakan tanggung jawab bersama.

Uskup juga menyampaikan terima kasih kepada P. Iven Kocu, Pr., Ketua Komkep KMS, yang menggagas penyelenggaraan HOMS di seluruh paroki dan TPW. Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan dua hari pertemuan ini dengan sebaik-baiknya dan berharap umat mendukung OMK demi kehidupan paroki yang lebih baik.
SEMANGAT PERSAUDARAAN OMK MAYBRAT
Ketua TPW Maybrat, Felix Janggur, OSA, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran OMK dalam HOMS ke-40 ini lahir dari kerinduan untuk kembali berjumpa.

“Perjumpaan OMK tahun ini di Ayata menghadirkan semangat persaudaraan. Kita adalah satu. Jangan ada pembedaan dalam berjalan bersama. Mari saling menguatkan, meneguhkan, dan solider satu sama lain,” ujar Pater Felix.
MATERI DAN HARAPAN BAGI OMK MAYBRAT
Kegiatan HOMS ke-40 TPW Maybrat berlangsung selama tiga hari, 21–23 November 2025, dengan menghadirkan pemateri dari berbagai unsur Gereja dan masyarakat. Secara khusus, Uskup Hilarion memberikan materi tentang dinamika Keuskupan Manokwari–Sorong hingga saat ini, termasuk perhatian dan keberpihakan Gereja terhadap Orang Asli Papua (OAP).
Pada akhir sambutannya, Uskup kembali mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komkep KMS, Ketua TPW Maybrat, para pastor, serta seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan ini.




