Renungan Harian: Terbuka untuk Mendengarkan Sabda-Nya

1

RENUNGAN HARIAN – 18 Maret 2026
Bacaan I: Yes 49:8-15
Bacaan Injil: Yoh 5:17-30

Yesus adalah utusan Allah yang datang untuk membawa keselamatan bagi dunia. Ia tidak bertindak menurut kehendak-Nya sendiri, melainkan selalu setia melaksanakan kehendak Bapa. Apa yang dikerjakan-Nya adalah cerminan dari kasih dan karya Allah sendiri.

Dalam Injil hari ini, Yesus kembali menegaskan jati diri-Nya. Ia menyembuhkan dan membebaskan, menghadirkan kasih dan kehidupan. Namun ironisnya, karya keselamatan itu justru dipersoalkan. Orang-orang Yahudi menolak-Nya, bahkan berusaha membunuh-Nya, karena Ia dianggap melanggar hukum Sabat dan menyamakan diri dengan Allah.

Yesus pun berkata, “Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri…” (Yoh 5:19). Ini menunjukkan ketaatan total Yesus kepada Bapa. Ia hidup dalam kesatuan yang sempurna dengan Allah. Maka, setiap tindakan-Nya—termasuk menyembuhkan pada hari Sabat—adalah wujud nyata kasih Allah yang menyelamatkan, bukan pelanggaran.

Lebih jauh, Yesus memberikan janji yang sangat indah: “Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal.” (Yoh 5:24). Mendengarkan dan percaya menjadi jalan menuju keselamatan.

Di masa Prapaskah ini, kita diajak untuk semakin peka mendengarkan suara Tuhan—bukan hanya dengan telinga, tetapi dengan hati. Kita juga dipanggil untuk percaya sepenuhnya, berserah tanpa ragu pada kehendak-Nya, sekalipun tidak selalu mudah dimengerti.

Sering kali kita seperti orang-orang Yahudi: cepat menghakimi, sulit menerima cara kerja Tuhan yang berbeda dari harapan kita. Padahal, Tuhan selalu bekerja dalam kasih dan untuk keselamatan kita.

Semoga melalui masa pertobatan ini, hati kita semakin terbuka untuk mendengarkan Sabda-Nya dan iman kita semakin diteguhkan untuk percaya kepada-Nya.

Tuhan memberkati dan Ave Maria.