Renungan Harian: Mendengar Sabda dan Melakukannya

72

Renungan Harian – 27 Januari 2026
Bacaan I: 2Sam 6:12b-15.17-19
Bacaan Injil: Mrk 3:31-35

Mendengar Sabda dan Melakukannya
Mendengar Sabda Allah dan melaksanakannya merupakan ukuran sejati dari kedalaman relasi kita dengan Yesus. Kesatuan dengan Dia tidak berhenti pada pengakuan iman atau kedekatan lahiriah semata, tetapi diwujudkan dalam ketaatan nyata pada kehendak Allah dalam hidup sehari-hari.
<span;>Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menyampaikan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan. Ketika orang banyak memberitahukan bahwa ibu dan saudara-saudara-Nya sedang mencari Dia, Yesus justru bertanya, “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?” Bahkan Ia menegaskan, “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” (Mrk 3:33-35).
<span;>Sekilas, Yesus tampak seperti mengabaikan Bunda Maria dan keluarga-Nya. Namun sesungguhnya, Ia sedang menyampaikan sebuah kebenaran iman yang sangat mendalam.

Yesus sama sekali tidak merendahkan Bunda Maria. Justru sebaliknya, melalui pernyataan ini Ia menegaskan siapa Maria sesungguhnya. Maria adalah pribadi yang paling sempurna dalam mendengar Sabda Allah dan melaksanakannya. Sejak peristiwa Kabar Sukacita, Maria membuka seluruh hidupnya bagi kehendak Allah: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu.” Ia bukan hanya mendengar Sabda, tetapi menghidupinya, bahkan mengandung Sabda itu dalam rahim dan seluruh kehidupannya.

Dengan demikian, Yesus hendak mengajar kita bahwa ikatan kekerabatan dengan-Nya tidak ditentukan oleh hubungan darah, status, atau kedekatan lahiriah. Ikatan sejati dengan Yesus dibangun melalui ketaatan iman: kesediaan untuk mendengar Sabda Allah dan setia melaksanakannya, meski tidak selalu mudah.

Bacaan pertama hari ini menampilkan suasana penuh sukacita ketika Daud menari dan bersukaria di hadapan Tuhan saat Tabut Perjanjian dibawa masuk. Sukacita itu lahir dari hati yang terbuka dan taat kepada Allah. Demikian pula, orang yang sungguh mendengarkan dan melakukan Sabda Tuhan akan mengalami sukacita sejati dalam hidupnya.

Semoga melalui Sabda hari ini, kita semakin menyadari bahwa kita semua dipanggil menjadi keluarga Yesus. Ikatan itu akan semakin erat dan tak terpisahkan sejauh kita mau membuka hati, mendengarkan Sabda Allah, dan mewujudkannya dalam tindakan nyata: dalam kasih, pengampunan, kesetiaan, dan pelayanan setiap hari.

Tuhan memberkati. Ave Maria.