Renungan Harian: Kerendahan Hati Membuat Kita Terbuka Pada Kehendak Tuhan

4

Renungan Harian – 26 Maret 2026
HR. Kabar Sukacita
Bacaan I: Yes 7:10-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6
Bacaan Injil: Luk 1:26-38

Bacaan hari ini menghadirkan satu sikap iman yang sangat mendasar: kerendahan hati dan kesetiaan. Dalam Injil, kita melihat bagaimana Bunda Maria menanggapi sapaan malaikat dengan hati yang terbuka dan penuh iman. Ia tidak menolak, tidak menuntut penjelasan panjang, tetapi percaya sepenuhnya pada rencana Allah.

Jawaban Maria, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu,” adalah ungkapan iman yang total. Ia merendahkan diri, namun justru dalam kerendahan itulah Allah berkarya secara luar biasa. Dari rahimnya lahirlah Sang Juruselamat, Yesus Kristus, yang membawa sukacita dan keselamatan bagi dunia.

Seringkali kita ingin memahami segala sesuatu terlebih dahulu sebelum taat. Kita ingin kepastian sebelum melangkah. Namun Maria mengajarkan bahwa iman sejati justru berani melangkah dalam kepercayaan, meskipun belum melihat seluruh rencana Allah secara utuh.

Kerendahan hati membuat kita terbuka pada kehendak Tuhan, dan kesetiaan membuat kita tetap berjalan dalam rencana-Nya, bahkan ketika jalan itu tidak mudah. Inilah sikap yang perlu kita bangun dalam hidup sehari-hari—baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan.

Hari ini kita diajak untuk belajar dari Bunda Maria: berani berkata “ya” kepada Tuhan, setia dalam tugas perutusan, dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada penyelenggaraan kasih-Nya. Dari sikap itulah lahir sukacita sejati.

Tuhan memberkati. Ave Maria.