Renungan Harian – Kamis, 28 Agustus 2025
Peringatan Wajib Santo Agustinus, Uskup dan Pujangga Gereja
Bacaan Injil: Matius 24:42–51
Dalam Injil hari ini, Yesus berkata:
“Berbahagialah hamba yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.” (Mat 24:46–47)
Setiap pengikut Kristus dipanggil untuk hidup dalam sukacita. Sukacita sejati lahir bukan dari harta atau pujian, melainkan dari kesatuan dengan Tuhan dan kesetiaan kita dalam menjalankan amanah-Nya. Kita semua adalah hamba yang dipercayakan tugas. Hamba yang baik adalah hamba yang setia, bijaksana, dan siap sedia melayani kapan pun tuannya datang.
Menjadi hamba yang baik memang tidak mudah. Ada yang melayani dengan hati tulus, tanpa pamrih; tetapi ada pula yang mengerjakan tugas demi kepentingan pribadi. Perbedaan itu akan nyata dalam sikap: orang yang tulus bekerja dengan tanggung jawab, tidak mudah mundur ketika menghadapi kesulitan, dan tidak mencari sorotan. Mereka melayani dari kedalaman hati, bukan untuk nama besar, melainkan supaya Tuhan dimuliakan.
Yesus mengingatkan kita agar memiliki hati seorang hamba: rendah hati, setia, dan bijaksana. Seperti kata-Nya di tempat lain, “Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan” (Luk 17:10). Pelayanan sejati tidak mengejar popularitas. Kadang justru mereka yang paling setia dan tulus nyaris tidak terlihat, tetapi di mata Tuhan, merekalah yang berharga.
Hari ini, saat kita mengenang Santo Agustinus—yang mencari kebenaran sepanjang hidupnya sampai akhirnya menemukan sukacita sejati dalam Tuhan—kita diajak untuk melayani dengan semangat yang sama: tidak untuk diri sendiri, melainkan untuk Allah dan sesama.
Marilah kita menjadi hamba yang setia, rendah hati, dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, saat Tuhan datang, Ia akan menemukan kita siap dan layak menerima sukacita sejati dari-Nya.
Tuhan memberkati. Ave Maria!