Renungan Harian: Dalam Setiap Peristiwa Selalu Ada Maksud Allah Yang Indah

172
ILUSTRASI

Renungan Harian
Jumat, 26 September 2025
Bacaan Injil: Luk 9:18-22

Kitab Pengkhotbah menegaskan: “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” (Pkh 3:1). Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa Allah senantiasa berkarya dalam hidup kita. Karya-Nya begitu agung, penuh misteri, kadang sulit dimengerti. Ada kalanya kita bertanya-tanya mengapa harus mengalami penderitaan, kesulitan, atau jalan hidup yang berliku. Namun, satu hal yang pasti: semua terjadi dalam rencana Allah demi keselamatan kita.

Bukti nyata karya agung Allah adalah pengutusan Putera-Nya, Yesus Kristus. Dialah Mesias yang datang bukan untuk dimuliakan dunia, melainkan untuk rela menderita dan mengorbankan diri-Nya demi keselamatan kita. Dalam Injil hari ini Yesus bertanya kepada para murid: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Luk 9:20). Petrus menjawab dengan tegas: “Mesias dari Allah.” Jawaban ini mengungkapkan iman akan Yesus yang sungguh Putera Allah, yang dipilih dan diutus untuk menebus dosa manusia. Namun Yesus juga menegaskan bahwa jalan Mesias adalah jalan salib: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan… lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Luk 9:22).

Karya penebusan ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak berhenti pada penderitaan, melainkan mencapai puncaknya dalam kebangkitan. Kasih Allah adalah kasih yang menyelamatkan, menghidupkan, dan memberi harapan.

Maka, kita pun diajak untuk menyatukan setiap karya, usaha, dan peristiwa hidup—baik suka maupun duka—ke dalam karya agung Allah. Ketika kita belajar melihat segala sesuatu dalam terang kasih-Nya, iman kita akan semakin teguh. Kita tidak akan mudah patah semangat, karena kita percaya bahwa dalam setiap peristiwa selalu ada maksud Allah yang indah.

Marilah hari ini kita semakin berani mengakui Yesus sebagai Mesias dalam hidup kita, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga lewat sikap, kerja, pelayanan, dan kesetiaan. Dengan begitu, hidup kita akan menjadi saluran kasih-Nya bagi sesama, menghasilkan buah yang baik, dan memancarkan harapan di tengah dunia.

Tuhan memberkati. Ave Maria