Pra Paroki Kristus Salvator Maripi Resmi Berdiri, Umat Rayakan Sukacita Bersama Uskup

249
Umat Praparoki Kristus Salvator bersukacita mengikuti perayaan Ekaristi peningkatan status dari Stasi menjadi Praparoki

MANOKWARI, KOMSOSKMS.ORG – Rabu, 24 September 2025 menjadi hari penuh sukacita bagi umat Katolik di Manokwari. Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, memimpin Misa Syukur sekaligus meresmikan Pra Paroki Kristus Salvator Maripi.

Mgr. Hilarion Datus Lega pada moment ini melantik  25 prodiakon dari Paroki Imanuel, Pra Paroki Maripi, serta stasi St. Mikael Arfai dan Santa Maria Sowi.

Peresmian ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi umat di Maripi, tetapi juga dirangkaikan dengan sejumlah perayaan penting. Umat bergembira merayakan HUT ke-38 Gereja Kristus Salvator Maripi, pelantikan 25 prodiakon dari Paroki Imanuel, Pra Paroki Maripi, serta stasi St. Mikael Arfai dan Santa Maria Sowi. Momentum ini juga ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan pastoran dan pemberkatan sekretariat/kantor Pra Paroki.

Perayaan ekaristi dipimpin langsung oleh Uskup bersama Pastor Paroki Induk Imanuel Sanggeng, Pastor Philipus Sedik, OSA, serta delapan pastor dari paroki-paroki se-TPW Manokwari.

Mgr. Hilarion Datus Lega melakukan peletakan batu pertama pembangunan pastoran Praparoki Kristus Salvator, Maripi

Kehadiran perwakilan Gubernur Papua Barat, anggota DPR, Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Kapolda Papua Barat, tokoh umat, dan para sesepuh membuat suasana semakin istimewa.

Dalam khotbahnya, Uskup Hilarion menyinggung perjalanan panjang Gereja Katolik di Manokwari. Dua puluh tahun lalu, wilayah pelayanan hanya terdiri dari empat paroki. Kini, jumlahnya bertambah menjadi delapan, seiring dengan perkembangan umat yang mendekati 100 ribu jiwa.

“Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dari Seminari Petrus van Diepen saja sudah lahir lebih dari 20 imam. Ini buah dari kerja dan doa bersama,” ungkapnya.

Uskup bersama dengan Pastor Paroki Imanuel Sanggeng bersama tamu undangan yang hadir dalam perayaan sukacita pada hari itu

Beliau juga mengingatkan umat untuk selalu menjadikan pelayanan sebagai panggilan hidup, bukan beban.

“Melayani Tuhan harus dilandasi rasa syukur. Zaman ini banyak orang terjebak dalam hoaks atau kesenangan sesaat. Tapi kita dipanggil untuk mengabdi kepada Tuhan,  bahkan melalui cara sederhana, seperti menjadi prodiakon, misdinar, atau koor anak-anak yang memeriahkan misa hari ini,” tambahnya.

Pada rangkaian acara ini juga diangkat Pastor Philipus Sedik, OSA sebagai Pastor Pra Paroki untuk masa tugas tiga bulan. Ia diutus mendampingi umat dengan semangat motto umat dalam pembangunan pastoran: “Jangan takut untuk bermimpi besar, karena Tuhan adalah penopang harapan kita.”

Ketua Panitia Peresmian, Bapak Petrus Sogen, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyelenggaraan acara.

“Kini saatnya umat Pra Paroki Kristus Salvator Maripi merangkai persaudaraan yang lebih erat demi pelayanan kepada Kristus Sang Penyelamat,” ujarnya penuh harap.

Pastor Paroki dalam sambutannya juga berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, termasuk Bapak Uskup. Peningkatan status menjadi Pra Paroki adalah buah penantian panjang umat yang setia dan taat. Meski demikian, Pra Paroki tetap bagian dari Gereja universal di bawah kepemimpinan Paus.

Paduan suara anak Praparoki Kristus Salvator, Maripi, mendukung dalam perayaan Ekaristi Kudus

Momentum ini diharapkan menjadi semangat baru untuk memperkuat pelayanan, mempererat persaudaraan, meneguhkan iman, merangkul kembali dan mengelola pra paroki dengan baik. Pastor Philips juga mengajak umat agar membawa semangat kasih Kristus ke lingkungan sekitar sehingga memberi dampak positif bagi masyarakat.

Suasana ramah tamah dan santap malam bersama umat menutup rangkaian acara. Senyum, tawa, tarian, music dan doa yang bergema menjadi tanda nyata bahwa Gereja Katolik di Maripi tengah memasuki babak baru perjalanan imannya.

Peresmian Pra Paroki Kristus Salvator Maripi ini diharapkan menjadi langkah maju bagi penguatan iman umat di Papua Barat, sekaligus meneguhkan pesan Uskup Hilarion: melayani Tuhan adalah jalan menuju sukacita sejati.

Kontributor Berita: Gregorius Prasetyo, Komsos Paroki Imanuel Sanggeng.