Renungan Harian: Jadikan Dirimu Bait Allah yang Hidup dan Kudus

3

RENUNGAN HARIAN, Senin, 09 November 2026 Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran

Bacaan I: Yeh 47:1-2.8-9.12  || Bacaan II: 1Kor 3:9b-11.16-17   || Bacaan Injil: Yoh 2:13-22

“Jadikan Dirimu Bait Allah yang Hidup dan Kudus”

Setiap orang tentu merasa bangga ketika melihat gedung gereja yang megah dan indah. Namun, keindahan sebuah gereja tidak hanya terletak pada bangunannya, ornamen, atau kemegahan arsitekturnya, melainkan terutama pada kehadiran Allah dan kehidupan iman umat yang beribadah di dalamnya. Gereja bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi tempat manusia mengalami perjumpaan dengan Allah dan membangun persaudaraan.

Dalam Injil hari ini, Yesus menunjukkan kemarahan-Nya ketika melihat Bait Allah dijadikan tempat berdagang. Tempat yang seharusnya menjadi rumah doa dan perjumpaan dengan Allah justru disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi. Melalui tindakan-Nya, Yesus menegaskan bahwa Bait Allah harus dihormati sebagai tempat kudus. Bahkan, ketika berkata, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali” (Yoh 2:19), Yesus menunjuk kepada tubuh-Nya sendiri sebagai Bait Allah yang akan dibangkitkan.

Pesta Pemberkatan Basilika Lateran mengingatkan kita bahwa gedung gereja memang penting sebagai tempat umat berhimpun dan beribadah. Namun, yang lebih penting adalah menyadari bahwa setiap orang beriman juga merupakan Bait Allah. Santo Paulus menegaskan, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1Kor 3:16).

Pesan ini mengajak kita untuk tidak hanya sibuk merawat dan memperindah bangunan gereja, tetapi juga memperhatikan kehidupan rohani. Jangan sampai gereja tampak megah, tetapi kehidupan umat dipenuhi kebencian, keserakahan, pertengkaran, dan ketidakpedulian. Sebaliknya, marilah kita menjadikan hati dan hidup kita sebagai tempat yang layak bagi kehadiran Allah melalui pertobatan, kasih, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Gereja yang hidup bukan hanya gereja dengan bangunan yang indah, melainkan gereja yang umatnya menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, marilah kita merawat rumah Tuhan sekaligus menjaga diri kita sebagai Bait Allah yang kudus.

Tuhan memberkati. Ave Maria!