Renungan Harian: Mendengar Sabda dan Melakukannya

6

RENUNGAN HARIAN, Selasa, 22 September 2026
Bacaan I: Ams 21:1-6.10-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:1.27.30.34.35.44
Bacaan Injil: Luk 8:19-21

Mendengar Sabda dan Melakukannya
Hidup sebagai pengikut Kristus harus semakin bertumbuh dalam kebijaksanaan. Ketekunan dalam doa hendaknya melahirkan kasih yang nyata. Pengabdian kepada Allah harus tampak dalam karya, sementara ketaatan kepada-Nya harus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Kitab Amsal mengingatkan bahwa kebijaksanaan tidak hanya menyangkut kehidupan pribadi, tetapi juga relasi kita dengan orang lain. Allah menghendaki agar hidup kita dibangun di atas kebenaran, keadilan, dan kepedulian.

“Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan Tuhan daripada korban.” Demikian pula, orang yang menutup telinganya terhadap jeritan orang lemah tidak akan mendapatkan jawaban ketika dirinya sendiri berseru. (bdk. Ams 21:3.13).

Sabda ini mengingatkan kita bahwa ibadah kepada Allah tidak boleh berhenti pada kata-kata dan ritual. Iman harus menjadi nyata dalam cara kita memperlakukan sesama, terutama mereka yang lemah, menderita, dan membutuhkan pertolongan.

Dalam Injil, Yesus menunjukkan dasar kebijaksanaan sejati: mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya.
“Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” (Luk 8:21).

Mendengarkan Sabda berarti membuka hati kepada kehendak Allah. Melaksanakannya berarti membiarkan Sabda itu mengubah cara kita berpikir, berbicara, dan bertindak.

Karena itu, janganlah kita hanya menjadi orang yang tahu banyak tentang Sabda Allah, tetapi marilah menjadi orang yang hidup menurut Sabda-Nya. Biarkan Sabda Allah menuntun langkah kita untuk semakin rendah hati di hadapan-Nya, semakin bijaksana dalam mengambil keputusan, semakin adil dalam memperlakukan sesama, dan semakin tulus dalam mengasihi.

Sebab kebijaksanaan sejati bukan hanya terlihat dari apa yang kita ketahui, tetapi dari kebaikan yang kita lakukan dan kasih yang kita wartakan.
Tuhan memberkati. Ave Maria!