PESAN Mgr. Hilarion Datus Lega Saat Misa Di Ransiki

35
Sebanyak 36 umat Katolik di Stasi Santo Carlo Acutis, Ransiki, Paroki Paroki Ko-Katedral Santo Agustinus Manokwari, menerima Sakramen Krisma pada Senin (31/8/2026)

RANSIKI, KOMSOSKMS.ORG — Sebanyak 36 umat Katolik di Stasi Santo Carlo Acutis, Ransiki, Paroki Paroki Ko-Katedral Santo Agustinus Manokwari, menerima Sakramen Krisma pada Senin (31/8/2026). Misa penerimaan sakramen kedewasaan iman tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega.

 

Mgr. Hilarion Datus Lega memberikan Krisma kepada 36 umat di Stasi Ransiki (31/8/2026)

Dalam khotbahnya, Mgr. Datus Lega menekankan pentingnya menyadari hakikat manusia sebagai makhluk rohani. Menerima Sakramen Krisma di dalam Gereja Katolik menjadi sarana penguatan iman yang nyata melalui pengajaran dan tradisi rohani yang kaya, sehingga setiap orang beriman mampu bertumbuh secara utuh.

Uskup mengimbau seluruh penerima krisma agar tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan berani tampil memberikan kesaksian iman di tengah masyarakat.

“Setiap umat dipanggil untuk bertindak penuh belas kasih kepada sesama dan mampu meninggalkan jejak-jejak kebaikan dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam khotbahnya, Mgr. Datus Lega menekankan pentingnya menyadari hakikat manusia sebagai makhluk rohani.

Lebih lanjut Uskup Datus mengatakan bahwa penerimaan Sakramen Krisma ini disebut sebagai momen istimewa yang menjadi penanda kedalaman kerohanian seseorang. Kesaksian iman yang dimeteraikan oleh Roh Kudus hendaknya menjadi kesaksian yang hidup dan terus dibawakan sepanjang hayat masih dikandung badan.

Dengan penguatan Roh Kudus tersebut, perjalanan hidup umat diharapkan menjadi jauh lebih bermakna dan bermartabat. Nilai-nilai Injil yang dihidupi secara konsisten akan memancarkan terang serta dampak positif bagi lingkungan di mana pun umat Katolik berada.

Uskup mengimbau seluruh penerima krisma agar tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan berani tampil memberikan kesaksian iman di tengah masyarakat.

Sementara itu, RD. Januarius Vaenbes yang turut hadir mendampingi perayaan tersebut menyampaikan bahwa ke-36 peserta telah melalui proses pembinaan dan persiapan matang selama dua bulan. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan para calon krisma memahami wewenang dan tanggung jawab rohani yang akan mereka emban.

RD. Januarius Vaenbes berharap curahan Roh Kudus yang diterima para peserta mampu menyalakan semangat hidup yang membara. Semangat tersebut menjadi modal utama bagi mereka untuk senantiasa setia bersaksi tentang kebenaran dan cinta kasih di mana pun mereka berada.

Sebanyak 36 umat Katolik di Stasi Santo Carlo Acutis, Ransiki, Paroki Paroki Ko-Katedral Santo Agustinus Manokwari, menerima Sakramen Krisma pada Senin (31/8/2026)

Perayaan misa kudus ini berlangsung dengan sangat khidmat dan dihadiri oleh ratusan umat setempat. Kemeriahan dan keanggunan liturgi semakin terasa berkat iringan lagu-lagu pujian yang dibawakan secara apik oleh tim koor dari Orang Muda Katolik (OMK).