Renungan Harian: Yesus, Jalan Menuju Hidup Sejati

3

Renungan Harian, 3 Mei 2026
Minggu Paskah V
Bacaan: Kis 6:1-7;1Ptr 2:4-9; Yoh 14:1-12

“Kemanakah arah hidup kita?” Pertanyaan ini sederhana, tetapi sangat mendalam. Dalam kesibukan sehari-hari—bekerja, melayani, mengurus keluarga, bahkan menghadapi berbagai tantangan hidup—kita sering berjalan begitu cepat tanpa sempat bertanya: apakah semua ini sungguh mengarah pada kebahagiaan sejati?

Bacaan Injil hari ini menghadirkan sabda Yesus yang sangat meneguhkan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Yesus tidak hanya menunjukkan jalan, tetapi Dia sendiri adalah jalan itu.

Dalam hidup harian, kita sering mengukur keberhasilan dari pencapaian: pekerjaan yang baik, penghasilan yang cukup, atau pengakuan dari orang lain. Semua itu memang penting, tetapi bukan tujuan akhir. Bacaan hari ini mengingatkan bahwa tujuan utama hidup kita adalah kesatuan dengan Allah.

Bacaan pertama menunjukkan bagaimana para rasul membagi tugas pelayanan dengan bijaksana. Mereka tidak mengabaikan pekerjaan, tetapi justru menata hidup agar tetap berfokus pada doa dan pelayanan Sabda. Ini menjadi teladan bagi kita: bekerja itu penting, tetapi jangan sampai kita kehilangan arah rohani.

Dalam kehidupan nyata, kita bisa menghidupi sabda ini dengan hal-hal sederhana: Bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab; Melayani keluarga dengan kasih dan kesabaran; Menyempatkan waktu untuk berdoa di tengah kesibukan; Mengampuni meski hati terluka. Semua itu adalah “investasi rohani”—kebaikan yang kita tanam hari ini untuk kehidupan sejati bersama Allah.

Sering kali kita lelah, bahkan merasa apa yang kita lakukan tidak menghasilkan apa-apa. Namun ingatlah, setiap kebaikan yang kita lakukan dalam nama Tuhan tidak pernah sia-sia. Itu semua adalah bagian dari perjalanan kita menuju rumah Bapa.

Seperti dikatakan dalam bacaan kedua (1Ptr 2:4-9), kita adalah umat pilihan, imamat rajani, bangsa yang kudus. Artinya, hidup kita punya tujuan ilahi—bukan sekadar hidup biasa, tetapi hidup yang memuliakan Allah.

Maka, marilah kita terus berjalan bersama Yesus. Jangan hanya sibuk bekerja, tetapi pastikan arah hidup kita benar. Jadikan setiap langkah, setiap usaha, dan setiap karya sebagai jalan menuju Tuhan.

Selamat Hari Minggu Paskah V. Tuhan memberkati. Ave Maria.