Salib IYD 2027 Diarak dari Tabam Sre hingga Gereja Santo Yoseph Senopi

70
Arak-arakan Sekami, OMK, dan Umat dari Bukit Nikurauw Menuju Pos Yuwiam dan Siakwa.

SENOPI, KOMSOSKMS.ORG — Perjalanan Salib Indonesian Youth Day (IYD) kembali dilaksanakan dengan penuh khidmat dan antusiasme umat. Pada 1 April 2026, Salib IYD diarak dari Paroki Santo Benediktus Fef menuju Paroki Santo Yoseph Senopi, melibatkan imam, Orang Muda Katolik (OMK), serta umat dari berbagai stasi.

Penyerahan Salib IYD dari Pastor Paroki St. Benediktus Fef kepada ketua Dewan Paroki St. Yoseph Senopi.

Perarakan dimulai dari wilayah Paroki Santo Benediktus Fef bersama Pastor Yosep Kabalesi, Pr, didampingi OMK dan umat. Setibanya di wilayah Paroki Santo Yoseph Senopi, tepatnya di Stasi Santo Wilhelmus Tabam Sre sebagai pintu masuk utama, rombongan disambut meriah oleh umat setempat, pengurus paroki, serta Kepala Distrik Wilhelm Rombouts.

Penyambutan di Tabam Sre dimeriahkan dengan pementasan fragmen oleh OMK yang menggambarkan perjalanan hidup umat dari “kegelapan” menuju “terang”. Kisah tersebut merefleksikan perubahan hidup dari konflik, keserakahan, dan kemunafikan menuju kehidupan yang damai dalam terang Kristus. Dalam fragmen tersebut, salah satu OMK, Marten Momo, berperan sebagai pembawa terang Kristus yang mengajak umat untuk kembali kepada kasih dan keselamatan Allah.

Arak-arakan dari pos Yuwiam dan Siakwa menuju Pos Tabam Sre

Usai pementasan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Paroki Santo Yoseph Senopi. Sepanjang perjalanan, Salib IYD disambut di sejumlah pos yang memiliki nilai historis bagi perkembangan iman Katolik di wilayah tersebut, yakni Sururem, Tintum, Siakwa, Yuwiam, Tabam Sre, Miri, dan Aibesa.

Di pos Sururem dan Tintum, umat menampilkan drama tentang awal mula masuknya iman Katolik di wilayah pedalaman Kepala Burung Papua, melalui karya misionaris Pastor Wilhelm Rombouts, OFM, bersama guru agama Yoseph Matias Teniwut. Sururem sendiri dikenal sebagai tempat pertama diterimanya iman Katolik di wilayah tersebut. Pementasan juga menggambarkan interaksi awal dengan masyarakat melalui benda-benda sederhana seperti garam, tembakau, cermin, silet, dan mata kail.

Arak-arakan dari Pos Miri ke Pos Aibesa

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan Salib IYD dari perwakilan Paroki Santo Benediktus Fef kepada Dewan Paroki Santo Yoseph Senopi. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Tambrauw, serta unsur pimpinan daerah lainnya.

Di pos Yuwiam dan Siakwa, umat kembali menampilkan drama yang mengangkat tema kehidupan sosial, khususnya tentang kecemburuan yang dapat merusak relasi antarsesama. Pesan yang disampaikan menegaskan pentingnya hidup rukun dan damai dalam kehidupan sehari-hari.

Arak-arakan Sekami, OMK, dan Umat dari Bukit Nikurauw Menuju Pos Yuwiam dan Siakwa.

Memasuki pos Tabam Sre, OMK dan umat mengadakan prosesi pengalungan salib yang disertai refleksi iman. Salah satu OMK, Agustinus Titit, menegaskan bahwa Salib IYD menjadi dasar iman yang menguatkan kaum muda untuk tetap setia dalam kehidupan menggereja dan pelayanan.

Di pos Miri, umat menyambut Salib IYD dengan prosesi pengalungan sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan. Sementara di pos Aibesa, suasana sukacita semakin terasa melalui tarian tradisional tumbu tana yang dibawakan oleh OMK dan umat sebagai ungkapan kegembiraan iman.

Setelah seluruh rangkaian penyambutan, Salib IYD akhirnya diarak masuk ke Gereja Katolik Santo Yoseph Senopi. Momen ini menjadi tanda persatuan dan penguatan iman, khususnya bagi OMK dan seluruh umat paroki.

Arak-arakan dari Pos Aibesa (pos terakhir) menuju Gereja

Perayaan tersebut juga mencerminkan keharmonisan antara iman Katolik dan budaya lokal, yang tampak dalam perpaduan bahasa, busana, serta tarian tradisional suku Miyah dan Irires yang mengiringi seluruh rangkaian kegiatan.

Kehadiran Salib IYD di Paroki Santo Yoseph Senopi diharapkan semakin mempererat persaudaraan umat serta meneguhkan semangat pelayanan dalam kehidupan menggereja.

Kontributor: Fransiskus Syufi – Komsos Paroki Santo Yoseph Senopi