Dari Sorong untuk Indonesia: Animasi Volunteer IYD 2027 Resmi Dimulai

24

SORONG, KOMSOSKMS.ORG – Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, secara resmi membuka kegiatan Animasi Volunteer dalam rangka persiapan menuju Indonesian Youth Day 2027. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rex Mundi Katedral Sorong, Senin (23/3/2026), yang diawali dengan perayaan Ekaristi.

Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, secara resmi membuka kegiatan Animasi Volunteer dalam rangka persiapan menuju Indonesian Youth Day 2027.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai paroki di wilayah pelayanan Tim Pastoral Wilayah (TPW) Sorong, Aimas, Maybrat, Tambrauw, Fakfak, dan Kaimana. Para peserta mendapatkan pelatihan di bidang jurnalistik, videografi, reportase, serta podcast. Hadir sebagai narasumber antara lain Stephanus Yogipranata, Aloysius Budi Kurniawan, dan Samuel Krismanto yang diutus oleh Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia. Uskup membuka kegiatan dengan sebuah materi tentang menulis.

Dalam materi pembuka, Uskup Datus Lega menegaskan pentingnya peran kaum muda sebagai motor penggerak Gereja, khususnya dalam menyongsong IYD 2027. Ia mengajak para relawan untuk terlibat aktif, tidak hanya sebagai panitia, tetapi juga sebagai saksi iman di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar persiapan teknis, tetapi juga menjadi momentum pembinaan iman dan karakter kaum muda agar semakin siap melayani,” ungkapnya.

Uskup Manokwari-Sorong. Mgr. Hilarion Datus Lega memberikan materi pertama bagi para volunteer Komsos IYD 2027

Ia menambahkan bahwa semangat pelayanan, kebersamaan, dan tanggung jawab harus menjadi dasar dalam setiap tugas para volunteer. Menurutnya, IYD 2027 menjadi kesempatan besar bagi Orang Muda Katolik untuk menunjukkan wajah Gereja yang hidup, dinamis, dan penuh sukacita.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manokwari-Sorong, Pater Fransiskus Katino, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pembentukan tim volunteer yang solid serta pelatihan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan IYD 2027 yang berlangsung sepekan diawali dengan live ini di Paroki-paroki selama tiga hari.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manokwari-Sorong, Pater Fransiskus Katino, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pembentukan tim volunteer yang solid serta pelatihan yang berkelanjutan.

Hal ini bertujuan agar peserta semakin mengenal kehidupan umat dan terlibat langsung dalam pelayanan.

“Wilayah kita memiliki peran penting dalam sejarah Gereja di Indonesia. Maka, kita harus mendokumentasikan dan mewartakan semua kegiatan yang terjadi. Karena itu, akan dibentuk tim khusus yang bertugas melakukan peliputan di setiap paroki,” ujarnya.

Mas Wawan, wartawan senior Kompas, memberikan materi tentang jurnalistik kepada para volunteer

Lebih lanjut, Pater Fransiskus menekankan bahwa pembinaan volunteer tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi akan berlanjut hingga menjelang IYD 2027. Para volunteer Komsos akan dibekali keterampilan di bidang jurnalistik, videografi, reportase hingga produksi konten.

“Mulai Maret 2026 hingga Juni 2027, kita akan terus berlatih. Setiap kegiatan di paroki diharapkan dapat didokumentasikan dan dilaporkan kepada Komsos Keuskupan sebagai sarana pewartaan yang efektif,” jelasnya. Ia juga mengingatkan bahwa para volunteer diharapkan menjadi pewarta yang mampu mengkomunikasikan kehidupan Gereja secara luas kepada umat.

Mas Kris dari Tim Komsos KWI menyampaikan materi tentang videografi

Di akhir arahannya, Ketua Komsos menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan tim pelaksana yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius serta siap menjalankan berbagai peran, mulai dari kameramen, editor, hingga reporter.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap para volunteer semakin siap dan mampu menjalankan tugas pelayanan komunikasi secara profesional dalam menyukseskan IYD 2027,” pungkasnya.

Para Host untuk IYD 2027 mendapat pembekalan khusus dari Bapak Steph

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat dari para kaum muda yang hadir, menandai langkah awal persiapan menuju perhelatan akbar Orang Muda Katolik Indonesia pada tahun 2027.

Kontributor: Engelberto Astrides (Komsos Paroki St. Albertus Agung, Teminabuan)