Rekoleksi Dewan Pastoral Paroki Immanuel Sanggeng: Menyatukan Visi dan Misi Pelayanan

14

MANOKWARI, KOMSOSKMS.ORG- Paroki Immanuel Sanggeng menggelar kegiatan rekoleksi bagi seluruh pengurus Dewan Pastoral pada Sabtu, 21 Februari 2026. Rekoleksi ini menjadi sarana pembinaan rohani sekaligus upaya menyatukan visi dan misi pelayanan agar setiap pengurus semakin memahami panggilannya sebagai pelayan umat.

Paroki Immanuel Sanggeng menggelar kegiatan rekoleksi bagi seluruh pengurus Dewan Pastoral pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pastor Paroki Imanuel Sanggeng, RP. Philipus Sedik, OSA menyampaikan materi dalam rekoleksi tersebut.

Dengan mengusung tema “Dewan Pastoral: Pelayan Iman dan Penggerak Umat”, kegiatan ini menegaskan kembali peran Dewan Pastoral sebagai motor penggerak kehidupan menggereja di tingkat paroki. Para peserta diajak merefleksikan tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing demi menghadirkan pelayanan yang lebih terarah dan berdampak bagi umat.

Pastor Paroki, Philipus Sidik, OSA, menekankan bahwa rekoleksi bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan untuk memperbarui semangat pelayanan. “Rekoleksi ini momentum penting untuk membangun kesatuan hati dan menyatukan visi kita sebagai pelayan umat. Pelayanan pastoral harus berjalan seirama dengan arah pelayanan Gereja,” ujarnya.

Pastor Paroki, Philipus Sidik, OSA, menekankan bahwa rekoleksi bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan untuk memperbarui semangat pelayanan.

Ia menambahkan bahwa pelayanan Dewan Pastoral tidak hanya mencakup aspek administratif, tetapi juga menyentuh dimensi rohani dan pembinaan iman umat. “Kita dipanggil menjadi pelayan iman dan penggerak umat. Itu berarti kita harus memberi teladan, membangun kebersamaan, dan memastikan pelayanan rohani yang meneguhkan iman umat,” tambahnya.

Pastor Paroki bersama Dewan Paroki Imanuel Sanggeng, Manokwari

Untuk memperkaya wawasan para pengurus, panitia menghadirkan tiga narasumber, masing-masing dengan penekanan materi berbeda. Jefry Ratbaou membawakan materi tentang pemaknaan panggilan sebagai pelayan umat. Detwol menyampaikan penguatan peran dan tanggung jawab organisasi. Romo Nugroho menekankan dimensi spiritual sebagai fondasi pelayanan pastoral.

Melalui rekoleksi ini, seluruh pengurus Dewan Pastoral diharapkan semakin memahami peran strategisnya dalam kehidupan menggereja serta mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, menyatukan hati, dan memperkuat iman umat di paroki.