Renungan Harian : “Iman yang Bertumbuh dalam Kerendahan Hati”

166

Renungan Harian Katolik
Minggu, 05 Oktober 2025
Pekan Biasa XXVII
Bacaan Injil: Luk 17:5–10

“Iman yang Bertumbuh dalam Kerendahan Hati”

Dalam Injil hari ini, para rasul memohon kepada Yesus, “Tambahkanlah iman kami!” (Luk 17:5). Permohonan ini lahir dari kesadaran bahwa mereka tidak mampu mengandalkan kekuatan sendiri dalam mengikuti Yesus. Mereka membutuhkan iman yang lebih dalam, iman yang hidup, dan iman yang mampu menggerakkan hati untuk taat kepada kehendak Allah.

Yesus menegaskan bahwa iman yang sejati, walau hanya sebesar biji sesawi, mampu melakukan hal-hal yang luar biasa. “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: ‘Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut,’ dan ia akan taat kepadamu.” (Luk 17:6). Artinya, iman sejati bukan diukur dari besar-kecilnya, melainkan dari kepercayaan dan ketergantungan total kepada Tuhan.

Iman bukanlah hasil kerja keras manusia semata. Ia adalah anugerah Allah yang tumbuh dalam hati yang terbuka dan rendah hati. Iman menjadi kuat ketika dipelihara dengan doa, sabda, sakramen, dan ketaatan pada kehendak Allah. Tanpa kerendahan hati, iman mudah berubah menjadi kesombongan rohani yang hanya mengejar pengakuan, bukan kesetiaan.

Yesus menutup pengajaran-Nya dengan perumpamaan tentang seorang hamba: “Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.” (Luk 17:10).

Inilah panggilan bagi setiap orang beriman — melayani tanpa mencari pujian, beriman tanpa menuntut imbalan, dan berbuat baik karena kasih, bukan karena pamrih.

Semakin besar iman kita, semakin besar pula semangat kerendahan hati kita. Sebab, iman sejati membuat kita sadar bahwa semua kebaikan dan kekuatan berasal dari Tuhan, bukan dari diri sendiri.

Selamat Hari Minggu,
Tuhan memberkati dan Ave Maria!